BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Mengawali aktivitas awal tahun 2018, Bank Negara Indonesia bersama Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) menyelenggarakan Tour de Jakarta Lampung dengan jarak tempuh sekitar 200 km. Kegiatan tur sepeda bertema Kampanye keselamatan berlalu lintas itu berlangsung sukses.
Direktur BNI Susi Adi Soelistyowati mengatakan 100 peserta mengikuti tur bersepeda rute Jakarta—Lampung ini terdiri dari komunitas sepeda BNI, komunitas sepeda mitra BNI, dan Korlantas Polri. Para peserta menggunakan jenis sepeda roadbike dan mountain bike. 
"Tur sepeda Jakarta—Lampung ini lebih bersifat gowes wisata tanpa kompetisi," kata dia, Sabtu (13/1).
Ia mengatakan jalur bersepeda Tour de Jakarta Lampung ini start dari halaman kantor NTMC, Jalan MT Haryono Jakarta, menuju check point pertama di BNI KCU Tangerang, selanjutnya menuju check point 2 di BNI KCP Cikande, dan check point 3 di BNI KCU Cilegon.
Rombongan peserta gowes melakukan penyeberangan dengan kapal Ferry dari Pelabuhan Merak menuju Bakaheuni. Peserta melanjutkan kembali gowes Tour de Jakarta Lampung dari check point 4 yaitu di Masjid Agung Kalianda menuju check point 5 di Trans Jaya. Kemudian check point 6 di Gudang PGM. Pada akhirnya finis di Hotel Novotel Lampung.
"Tur sepeda jarak jauh ini selain merupakan sarana untuk menyalurkan hobi juga sekaligus untuk refreshing dari rutinitas kerja sehari-hari. Sehingga kegiatan ini akan dilakukan secara berkala di masa mendatang," ujarnya.
Kapolresta Bandar Lampung, Komisaris Besar Murbani Budi Pitono, mengatakan dalam event tersebut pihaknya melakukan pengamanan dengan mengerahkan 60 personel. "Kami melakukan pengamanan jalur dan lokasi finis sehingga segala kerawanan dapat diantisipasi," kata dia.
CEO Regional BNI Sumbagsel Afien Yuni Yahya mengatakan acara tersebut merupakan bagian dari kampanye keselamatan berkendara yang digawangi oleh Korps Lantas Polri. "Acara ini merupakan kerja sama BNI dengan Korlantas Polri. Untuk rute Lampung pemandangannya cantik dan menantang serta indah, kalau di Jakarta medannya tidak menantang," ujar dia. 
 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR