SUKADANA (Lampost.co)--Kepala Badana Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Lamtim, Noer Alsyarief menegaskan, terkait persoalan akreditasi  perguruan tinggi  para pelamar CPNS 2018, pihaknya pada Selasa (9/10)akan mengkonsultasikan  hal itu ke Panselnas CPNS 2018 di Jakarta.

Hal itu dilakukan sebab sampai sejauh ini Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS Kabupaten Lamtim 2018, masih ragu dan tidak bisa menentukan apakah akreditasi yang dilampirkan pelamar memenuhi persayarat atau tidak karena ketentuan yag mengatur tentang hal itu kerap berubah.



Kepada lampost.co, Senin (8/10/2018), Noer Alsyarief menjelaskan, meski sudah melakukan verifikasi berkas, namun Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS 2018 Kabupaten Lamtim belum berani tetapkan akredetasi pelamar yang sudah mendaftar memenuhi syarat atau tidak.

Pasalnya sampai sejauh ini,  Panselda masih menunggu kepastian yang jelas mengenai persoalan akreditasi yang beberapa hari terakhir berubah ubah. Akredetasi pelamar CPNS sesuai dengan Per Menpan RB No.36 tahun 2018 itu sendiri sudah dua kali mengalami perubahan.

Per Menpan No.36 tahun 2018 yang mengatur tentang akredetasi tersebut kata Alsyarief, terdapat pada point H angka 3 yaitu, calon pelamar merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan/atau Kementerian Agama, dan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) dan terdaftar di Forlap Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi saat kelulusan.

Selanjutnya diubah calon pelamar merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  dan/atau  Kementerian  Agama,  dan  lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/LAM-PTKes.

Menyusul perubahan itu kata Alsyarief,  kemudian terbit Surat Men Pan RB No.B/480/M.SM.01.00/2018 tanggal 2 Oktober 2018, tentang penjelasan perubahan Per Menpan RB No.36 tahun 2018.

Dalam surat yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah dan ditandantangi oleh Men Pan RB Syafruddin tersebut dijelaskan, khusus mengenai akreditasi menjadi calon pelamar merupakan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN PT) dan/atau Pusdiknakes/LAM-PT Kes pada saat kelulusan.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR