SUKADANA (Lampost.co)--Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Lampung Timur menyampaikan pengajuan usul penetapan nomor induk pegawai (NIP) untuk 403 CPNS yang lolos slekesi penerimaan CPNS 2018.

Pangajuan usul penetapan NIP bagi 403 CPNS Kabupaten Lamtim tersebut disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN), Senin (11/2/2019).



Kepala BKPPD Kabupaten Lamtim, Noer Alsyarief, yang juga biasa disapa Heri, kepada Lampost.co, Senin (11/2/2019) menjelaskan, hasil seleksi penerimaan CPNS 2018, untuk formasi di Pemerintah Kabupaten Lamtim tercatat sejumlah 403 peserta dinyatakan lulus.
Ke 403 peserta yang lulus tersebut terdiri dari formasi guru khusus eks tenaga honor K II sejumlah 18, formasi umum guru SD dan SMP (191), formasi tenaga kesehatan (170) dan formasi tenaga tekhnis (24).

Selanjutnya  403 peserta seleksi penerimaan CPNS yang dinyatakan lulus tersebut kata Heri, seluruhnya sudah melaksanakan daftar ulang ke BKPPD Kabupaten Lamtim, sesuai jadwal yang telah ditentukan sejak 2 hingga 22 Januari 2019.

Setelah mendaftar ulang, lanjut Heri, berkas ke 403 peserta lulus seleksi penerimaan CPNS 2018 itu kemudian diverifikasi untuk mengetahui apakah berkas yang bersangkutan lengkap atau masih ada kekurangan.
Verifikasi kelengkapan berkas 403 peserta itu sendiri dilakukan sekitar dua pekan. Dari verifikasi yang telah dilakukan tersebut hasilnya, berkas ke 403 orang peserta lulus sleeksi CPNS 2018 tersebut dinyatakan lengkap.

Karena seluruhnya sudah dinyatakan lengkap kata Heri lagi, maka Senin (11//2/1019) pihaknya berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan pengajuan usul penetapan NIP bagi  403 CPNS itu ke BKN.

Pengajuan usul penetapan NIP tersebut dilakukan pada pekan ke dua Februari 2019 itu dilakukan, disamping seluruh berkas dari 403 CPN itu sudah lengkap, juga diharapkan agar proses penetapan NIP di BKN bisa selesai satu atau dua pekan kedepan. 

Sehingga jika proses tersebut selesai  pada satu atau dua pekan ke depan, maka tanggal penetapan  NIP ke 403 CPNS itu bisa ditetapkan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Maret 2019.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR