SUKADANA (Lampost.co) – Menjelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Kabupaten Lamtim, kembali mengimbau masyarakat khususnya para pencari kerja,  agar berhati-hati dan waspada serta jangan  percaya kepada siapapun oknum yang menjanjikan bisa meluluskan peserta dalam test seleksi penerimaan CPNS jika dapat memberikan sejumlah uang.

Pasalnya seleksi  serta test untuk penerimaan CPNS yang akan segera dibuka dan seluruh prosesnya ditangani oleh panitia seleksi nasional (Panselnas)  tersebut benar-benar murni dan transparan. 



Sehingga yang menentukan kelulusan peserta adalah kemampuan peserta itu sendiri , tanpa ada embel-embel dalam bentuk apapun.

Plh Kepala BKPPD Kabupaten Lampung Timur, Thabranie Hasyiem, kepada lampost.co, Rabu (12/9/2018) menjelaskan, meski jadwal pandaftaran penerimaan CPNS 2018 belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah, namun dipastikan tidak lama lagi akan segera dibuka. Apalagi formasi CPNS 22018 untuk lembaga/kementerian, Pemprov, Pemkot dan Pemkab termasuk Lamtim memang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Karena penerimaan CPNS 2018 sudah diambang mata lanjut Thabranie, maka pihaknya mengimbau masyarakat khususnya para pencari kerja agar berhati-hati. Sebab tidak menutup kemungkinan menjelang pembukaan serta seleksi CPNS 2018 tersebut muncul oknum-oknum tertentu yang berupaya melakukan penipuan dengan menjanjikan bisa meluluskan peserta test CPNS dengan imbalan sejumlah uang.

Jika ada oknum-oknum tertentu yang menemui warga dan mencoba melakukan upaya seperti itu tegas Thabranie, maka warga atau pencari kerja yang ditemui wajib untuk tidak percaya dan tidak perlu menggubrisnya.  

Bahkan jika perlu warga melaporkan oknum-oknum seperti itu ke pihak berwajib agar dapat ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Jadi kalau ada oknum tertentu yang mencoba menipu warga dengan janji bisa meluluskan peserta dalam test penerimaan CPNS, itu tidak benar, tidak usah dipercaya dan tak perlu digubris. Bahkan jika perlu laporkan oknum seperti  itu ke pihak berwenang supaya bisa ditindak tegas,” katanya.

Sebab tandas Thabranie, dalam pengadaan CPNS tersebut dijamin murni dan transparan. Dimana dalam prosesnya mulai dari pendaftaran, hingga test atau ujian semua ditangani oleh Panselnas. Sehingga lulus atau tidaknya peserta dalam test atau ujian seleksi penerimaan CPNS itu tergantung peserta itu sendiri. “Seleksi penerimaan CPNS yang ditangani oleh Panselnas itu murni dan transparan. Sehingga kelulusan peserta dalam test seleksi CPNS itu, ya tergantung peserta itu sendiri apakah dia mampu atau tidak,” katanya.

Oleh sebab itu ujar Thabranie, bagi warga atau pencari kerja yang berminat akan ikut test seleksi penerimaan CPNS 2018 agar benar-benar mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Sehingga saat ikut test atau ujian seleksi nanti peserta benar-benar telah siap supaya dapat lulus dan diterima sebagai CPNS. 

Ditambahkan juga oleh dia,  sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 hanya dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.iddan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi. Kemudian proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR