BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Kota Bandar Lampung masih menunggu keputusan Panitia Seleksi Nasional terkait waktu penerimaan dan jumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Kepala BKD Bandar Lampung Wakhidi mengatakan, sampai saat ini pihak belum mendapatkan informasi lebih lanjut soal keputusan pelaksanaan CPNS tahun ini.



Meskipun memang, secara keseluruhan hasil pengumuman pelaksanaan itu akan diumumkan secara langsung oleh pihak panitia penyelenggara yaitu Kemenpan-RB. 

"Sampai saat ini belum, kita belum ada informasi lebih lanjut terkait penyelenggaraan CPNS, karena memang itu dari pusat langsung yang mengatur, kita di daerah hanya sebatas menyediakan dan melaksanakan sesuai arahan saja," ujar Wakhidi, Rabu, 11 September 2019.

Pihaknya menerangkan, pemerintah kota untuk penerimaan CPNS tahun 2019, ini telah mengajukan 1.000 pegawai untuk dua formasi yaitu tenaga kesehatan dan pendidik.

"Masih sama, sesuai dengan arahan dan keinginan pak wali kota. Bahwa kita mengajukan sebanyak 1.000 pegawai untuk tenaga kesehatan dan tenaga kependidikan. Dengan rinciannya tenaga kesehatan 368 dan tenaga pendidik 632," kata dia.

Menurutnya, jumlah tersebut belum dapat dipastikan seluruh ajuan formasi akan disetujui. Mengingat bahwa jumlah CPNS disesuaikan dengan jumlah anggaran daerah yang ada.

"Belum tentu semuanya, karena mereka (Pusat) juga harus memperhitungkan dari seluruh daerah yang ada.  Disesuaikan kebutuhan pegawai dan anggaran itu sendiri," ungkapnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaan penerimaan CPNS tahun lalu. Bandar Lampung mendapatkan jumlah 500 formasi. Sedangkan tahun ini BKD Kota mengajukan 1000 formasi.

"Bisa saja lebih tapi bisa juga jumlah formasi kurang dari tahun lalu. Ya kembali lagi,  dilihat dari kesiapan dan kesanggupan anggaran yang dimiliki oleh daerah," tutupnya.   

Untuk diketahui bahwa, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Syafruddin mengatakan pendaftaran akan dilakukan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 Oktober mendatang.

"Akhir oktober, setelah pelantikan presiden. Setelah tanggal 20 (Oktober 2019)," ujar Syafrudin di KemenPANRB, di Jakarta beberapa waktu lalu.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR