BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --  Kuasa Hukum CE dari Bidang Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Unila Gunawan Jatmiko mengatakan, pihaknya segera mengajukan penangguhan penahanan karena, CE merupakan dosen aktif yang memiliki kewajiban sebagai pengajar.

Ia menyatakan CE pun telah berkomitmen tidak akan kabur, atau menghilangkan barang bukti. "Kita segeralah lakukan permintaan penangguhan penahanan, nanti penjaminnya kita siapkan," kata dosen FH Unila tersebut.



Pihaknya juga sudah menyiapkan saksi dan bukti-bukti untuk membantah perbuatan yang dituduhkan kliennya, di meja persidangan. "Nanti kita siapkan saksi ahli, dan saksi yang mengetahui fakta kejadian sebenarnya," katanya.

Sebelumnya, Penyidik Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimsus Polda Lampung, akhirnya menetapkan dosen FKIP Unila CE sebagai tersangka dugaan perbuatan asusila kepada mahasiswinya DC.

Perkara tersebut disidik berdasarkan laporan polisi dengan nomor laporan LP/B-67/IV/2018/SPKT tanggal 24 April 2018,  dan SPDP sudah dikirim ke Kejaksaan Tinggi Lampung, pada Senin (2/7/2018) yang lalu.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR