KOTABUMI (Lampost.co) -- Melalui bimbingan teknologi (Bimtek) diharapkan bukan hanya berbagi pemahaman dan pengetahuan. Tapi, Bimtek ini akan meningkatkan kapasitas petugas lapangan serta tenaga inseminator sebagai garda terdepan dalam upaya percepatan peningkatan jumlah populasi ternak besar di Lampung Utara. 28 petugas lapangan serta tenaga inseminator dari 23 kecamatan se-Lampura turut serta dalam Bimtek tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Lampura, Sofyan, mengatakan, dengan adanya Bimtek ini diharapkan akan meningkatkan kapasitas petugas lapangan dan tenaga inseminator di kecamatan untuk mempercepat jumlah populasi ternak besar yakni sapi dan kerbau di Lampura.



"Dengan bertambahnya pengetahuan petugas IB, diharapkan jumlah ternak besar di Lampura akan terdongrak naik dari tahun sebelumnya di 2017 yang tercatat dengan jumlah populasi sekitar 26 ribu ekor," kata Sofyan, di sela penutupan Bimtek.

Tenaga pengajar BBPKH Cinagara, Bogor, Jawa Barat, Widya Iswara, menuturkan bila dikembangkan, Lampung Utara memiliki potensi menjadi salah satu pemasok daging hewan ternak besar untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sebab, daya dukung kabupaten ini cukup potensial dengan luasnya cakupan areal lahan untuk pakan ternak, juga jumlah populasi hewan ternak besar yang ada di wilayah Lampura cukup banyak, walaupun rata-rata masih dikembangkan sebagai ternak rakyat untuk membantu pekerjaan di bidang pertanian.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR