Lampost.co -- Salat berjemaah setiap subuh pada akhir pekan menjadi salah satu ciri khas anggota komunitas bikers satu ini. Bukan sekadar komunitas mencari kesenangan atau sekadar mencari teman dan pengalaman, Komunitas Bikers Subuhan memiliki tujuan mulia, yakni ingin kembali meramaikan masjid-masjid, terutama pada waktu subuh. Dengan mengendarai sepeda motor, anggota komunitas secara bersama-sama berangkat menuju masjid untuk salat subuh berjemaah.
Ketua Bikers Subuhan, Muhammad Diyalmi Rizani, menuturkan lewat para bikers ini, mereka ingin mengajak masyarakat Lampung untuk salat lima waktu yang diawali dengan salat subuh serta mengingatkan sesama pengguna motor bahwa kendaraan yang dikendarai sangat berisiko terhadap kecelakaan. "Untuk itu, selain berusaha untuk berkendara dengan selamat, kami juga harus bertawakal pada Allah Azzawajala," ujar Sani, sapaan Muhammad Diyani Rizani.
Komunitas yang terbentuk pada awal 2017 tersebut kurang lebih memiliki 22 motor dengan 24 jemaah. Seiring berjalanya waktu, kini jamaah Bikers Subuhan sudah berjumlah 400-an orang. "Tidak ada regulasi khusus untuk ikut jemaah bikers subuhan. Asalkan bersedia mengendarai motor (jenis dan merek apa saja), berhimpun di titik kumpul sebelum azan subuh. Setelah itu, gas bareng menuju masjid yang sudah disepakati," ujar Sani.
Dia menguraikan dengan terbentuknya komunitas ini, selain menambah persaudaraan dan mempererat silaturahmi, sekaligus mencari surga Allah dengan berharap hidayah-Nya. "Kami membuat pola interaksi yang mengutamakan ibadah. Saling mengingatkan akan ibadah. Saling menasihati dalam kebaikan dan saling mendokan," ujarnya.
Sejauh ini kegiatan Bikers Subuhan fokus mengadakan salat subuh berjemaah dilaksanakan setiap Sabtu subuh, dilanjutkan dengan taklim (majelis ilmu), muhasabah, dan di luar bulan Ramadan dilanjutkan dengan acara sarapan bersama. Sejak dua bulan terakhir, Bikers Subuhan membuat kegiatan sosial dengan membentuk tim cowok panggilan, yang siap dipanggil hari Sabtu dan Minggu untuk bersih-bersih masjid tanpa bayaran.
"Ke depan Bikers Subuhan akan tetap konsisten melaksanakan salat subuh berjemaah di masjid. Yang pasti, kami mensyiarkan ibadah salat wajib lima waktu di masjid bagi laki-laki dan menjadikan salat subuh berjemaah seramai salat jumat," kata dia.
Tidak hanya di Lampung, Bikers Subuhan juga akan mendukung jemaah bikers yang ada di luar Lampung, seperti Bengkulu, Serang, Tangerang, Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Bandung untuk tetap istikamah sehingga tetap semangat untuk mengajak pengendara motor salat subuh bareng. "Dan, rencana pertengahan bulan Syawal ini kami akan tur religi ke Masjid Agung Banten dengan janji berkumpul dengan temen-temen Bikers Subuhan di Jawa," ujar Sani.
Ia berharap semua pengendara motor lainnya, khususnya di Bandar Lampung, untuk memulai salat subuh berjemaah di masjid. "Jika berkenan bergabung dalam Bikers Subuhan, kami siap menyambut dengan tangan terbuka dari mana pun kalian berasal, karena di Bikers Subuhan tak ada struktur dan kepangkatan. Semua sama, karena kita satu kiblat," kata dia.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR