KALIANDA (Lampost.co)-- Agar tidak timbulkan kemacetan dan mempermudah pembersihan, jalan pesisir pantai Kecamatan Kalianda-Rajabasa, Lampung Selatan, diberlakukan sitem buka tutup. Pemberlakuan buka tutup jalan menuju lokasi yang terkena bencana tsunami itu mulai besok, Senin (31/12/2018). Jalan dari dermaga bom Kalianda - Kecamatan Rajabasa - Simpang Gayam ditutup total sejak pukul 08.00-11.00. Jalur kembali dibuka mulai pukul 11.00-14.00, dan kembali ditutup kembali pukul 14.00-17.00. Pada saat jalur ditutup tersebut, semua kendaraan dilarang masuk kecuali mobil ambulans, Basarnas, TNI dan Polri.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan menjelaskan pemberlakuan buka tutup jalur pesisir Kalianda-Rajabasa sampai dengan Sabtu (5/1/2019). "Pemberlakuan buka tutup jalur selama sepekan," kata dia, kepada lampost.co, Minggu (30/12/2018). Diberlakukannya jalur buka tutup untuk mempermudah dan memperlancar pembersihan puing-puing, pasca terjadinya tsunami di Kecamatan Kalianda dan Rajabasa.



Mantan Kapolres Pesawaran itu meminta seluruh masyarakat bisa memamhami dan memetuhi pemberlakuan buka tutup jalur ke lokasi yang terkena bencana tsunami. "Kami minta masyarakat mematuhi waktu tutup dan buka agar mematuhinya," kata dia.

Dengan mematuhi buka tutup jalur tersebut, kata dia, berarti masyarakat membantu percepatan proses pembersihan di lokasi yang terkena bencana tsunami. "Bagi yang hendak memberikan bantuan bisa ke posko yang berada di depan rumah dinas Bupati di Kalianda," ujarnya.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR