JAKARTA (Lampost.co) -- Samsung bersiap meluncurkan Galaxy Note 10 secara resmi di Indonesia pada Rabu, 21 Agustus 2019 besok. Perangkat ini telah dipasarkan melalui pre-order di seluruh dunia sejak 8 Agustus 2019 lalu, setelah peluncuran global resminya.
 
Ponsel ini digadang Samsung sebagai Power Phone, sebab mengunggulkan fitur yang diklaim mampu mendukung pekerjaan target penggunanya, yang disebut Samsung dengan istilah Power Generation.
 
Samsung menemukan bahwa generasi muda saat ini kerap menggunakan smartphone sebagai alat pendukung bahkan alat untuk melakukan pekerjaan mereka, meski tidak terlepas dari perangkat komputasi seperti PC dan laptop. 


Empat keunggulan yang ditawarkan Samsung pada Galaxy Note 10 termasuk desain, produktivitas, kreativitas, dan performa. Keunggulan dalam hal produktivitas juga didukung oleh S-Pen generasi terbaru serta fitur DeX, serta kemampuan edit video untuk mendukung kreativitas pengguna.
 
Hadir dalam dua versi, Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus dibekali dengan chipset Exynos 9825 atau Snapdragon 855. Namun untuk pasar Indonesia, duo Galaxy Note 10 ini hadir dengan dukungan Exynos 9825.
 
Kedua Galaxy Note 10 ini berbekal layar Dynamic AMOLED dengan ukuran berbeda, yaitu 6,3 inci dan 6,8 inci, kamera selfie 10 MP, dan fitur biometrik pemindai sidik jari di dalam layar dengan modul optik Ultrasonic.
 
Baik Samsung Galaxy Note 10 versi reguler maupun versi Plus berbekal dengan tiga kamera belakang, dengan masing-masing kamera beresolusi utama 12 MP, telephoto 12 MP, dan ultrawide 16 MP.
 
Sementara itu, Samsung Galaxy Note 10 versi reguler hadir dengan RAM 8 GB dan ruang penyimpanan internal 256 GB, sedangkan Galaxy Note 10 Plus hadir dengan varian RAM 12 GB dan ruang penyimpanan terdiri dari dua opsi yaitu 256GB dan 512GB.
 
Berdasarkan situs resmi Samsung, Galaxy Note 10 ditawarkan dengan harga Rp13.999.000, sedangkan Galaxy Note 10 Plus varian ruang penyimpanan internal 256GB ditawarkan seharga Rp16.499.000 dan versi ruang penyimpanan 512GB seharga Rp18.999.000.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR