BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebanyak 27 telepon seluler diamankan dari LP Kelas I A Bandar Lampung, pada razia dan sidak yang digelar oleh Tim Satgas Kamtib Kanwil Kemenkum dan HAM Lampung bersama Ditresnarkoba Polda Lampung, pada Senin (5/6/2018) sekitar pukul 21-00-24.00. WIB.
Selain 27 telepon seluler (hp) berbagai jenis dan tipe, juga diamankan barang lainnya seperti 178 charger hp, 42 benda berjenis senjata tajam, pisau dan palu, 20 buah kabes listrik, tiga buah SIM-card, dan berbagai jenis benda lainnya.
Kepala LP Rajabasa, Sujonggo, mengatakan razia ini digelar dengan menggandeng Dirresnarkoba Polda Lampung guna melakukan pembersihan Lp tersebut dari hal-hal yang dilakukan, termasuk adanya dugaan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam jeruji besi.
"Ini komitmen kami, makanya gandeng pihak Polda. Selain hp juga rupanya masih ada upaya pencurian listrik, untuk mengecas hp tersebut," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (5/6/2018).
Selain itu, juga dilakukan testurine dengan hasil 47 orang urinenya dinyatakan positif mengandung berbagai zat yang terindikasi Narkoba. Karena itu kedepannya Pihak LP Rajabasa akan lebih melakukan pengetatan penjagaan dan razia dengna sistem operasi kejut.
"Jadi saya masih baru sebulan di sini, barang itu bisa masuk, banyak faktor, bisa dari besuk, dan hal lainnya, tetapi akan kita tutup cara tesebut. Kalau petugas LP ketahuan, kita beri sanski berat," katanya.

Usai disidak, Sujonggo mengatakan bagi napi yang kedapatan memiliki hp akan dikenakan Sanski pencatatan Register F, yakni tak mendapat remisi hari raya Idul Fitri. Kemudian bagi urine yang positif, selain dikenakan register F juga, diberikan sanksi yakni di pindahkan ke sel isolasi.
"Memang enggak ada narkoba ditemukan, makanya kita test urine, tapi saya akui masih ada dugaan seperti korek, sedotan dan beberapa benda yang bisa dirangkai jadi alat hisap. Sanksi register F kita berikan," katanya. Untuk hp yang disita sudah diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Lampung, untuk didalmak lebih lanjut.
"Kami serahkan ke Polda, untuk pengembangan apakah hp itu digunakan memesan, mengatur, atau mencari sesuatu, kami serahkan ke Polda, dan siaf kooperatif," katanya.
Sementara Dirresnarkoba Polda Lampung Kombespol Shobarmen mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait HP yang diamankan. "Ya benar semalam razia, kita diminta backup sama LP Rajabasa," katanya. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR