BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung menemukan adanya sumbangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Tahun Pelajaran 2018/2019 di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Lampung mencapai Rp22 juta. Kini temuan itu sedang didalami, bahkan persoalan ini tengah ditangani pihak Kemendikbud RI.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf menjelaskan dari temuan mereka, sumbangan PPDB SMA/SMK jalur mandiri di Lampung bervariasi mulai Rp9-22 juta. Karena berpotensi pelanggaran berat, temuan itu ditangani internal Kemendikbud RI.



"Itu via jalur mandiri. Variasi sih dari Rp9-Rp22 juta tergantung sekolah. Baru kita dalami lagi walau data valid karena memang dapatnya dari pihak sekolah," kata Nur Rakhman, Kamis (12/7/2018).

Namun demikian, Ombudsman belum bisa memproses temuan itu karena masih ditangani internal dari Kemendikbud RI. "Sedang dalam pemeriksaan Irjen Kemendikbud. Kita tidak bisa masuk kalau dalam proses pemeriksaan internal. Tapi sudah kita sampaikan ke pusat. Karena hari ini pusat ketemu dengan menteri pendidikan dan mendagri," kata dia.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR