KALIANDA (Lampost.co)  -- Saat asyik bermain di tanggul areal Desa Palasjaya, Kecamatan setempat, Sabtu (30/9) sekitar pukul 16.30, Yoga Adtya Pratama (15), warga Desa Palasjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, harus merelakan sepeda motor kesayangannya dirampas dua pelaku tak dikenal.
Informasi yang dihimpun Lampost.co, Sepeda motor Honda Beat warna hitam B-6947-GJH yang dikendarai korban dirampas dua orang tak dikenal. Akibatnya, korban yang masih berstatus pelajar itu mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Korban mengatakan saat itu dirinya bersama rekannya sedang asyik bermain di tanggul. Namun, tiba-tiba mereka dihampiri dua orang tak dikenal dan langsung membawa kabur sepeda motornya. "Saya sama teman sedang mencari ikan di saluran irigasi. Motor saya parkir di atas tanggul. Awalnya mereka nanya ‘Nyari apa, banyak enggak yang didapat'. Namun, tiba-tiba mereka minta kunci motor. Saya enggak mau kasih karena enggak kenal," kata dia saat dihubungi, Minggu (1/10/2017).
Menurut Yoga, kedua pelaku merampas sepeda motornya secara terang-terangan tanpa cadar muka. Untuk ciri-ciri, satu orang memakai kaus cokelat dan postur tubuh kurus tinggi. Sedangkan, satu pelaku lagi menunggu di atas sepeda motor Supra Fit pakai kaus putih.
"Kalau enggak salah yang di atas motor ada tai lalatnya. Karena dipaksa minta kunci, saya langsung kabur dan teriak minta tolong. Meski dengan posisi terkunci, pelaku bisa membawa kabur motor saya," kata dia.
Sementara itu, Dwi (36) orang tua korban, mengatakan dirinya baru mengetahui ketika tetangganya melaporkan kepadanya. Sebab, saat kejadian ia bersama suaminya dalam perjalanan di daerah Pringsewu.
"Saya sama suami sedang di Pringsewu. Biasanya anak saya enggak pernah suruh maen ke tanggul," katanya. Menurutnya, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Mapolsek Palas agar segera ditindaklanjuti. Sebab, kejadian tersebut menyebakan dirinya mengalami kerugian berkisar Rp7 juta. "Sudah saya laporkan. Hanya saja laporan belum sepenuhnya di BAP polisi. Mungkin besok (hari ini, red) kembali di BAP polisi," ujarnya.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR