KALIANDA (lampost.co) -- Perangkat Desa Karangsari, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, terus melakukan pembangunan di segala bidang. Dana Desa 2017 tidak hanya digunakan untuk membangun infrastruktur, tetapi juga bidang pemerintahan, pemberdayaan, dan pembinaan sehingga membuat daerah itu maju pesat.
Kepala Desa Mekarsari Romsi mengatakan pihaknya menentukan arah pembangunan dengan menampung aspirasi seluruh lapisan masyarakat melalui musyawarah. Berdasarkan hasil kesepakatan dalam musyawarah desa bahwa pengelolaan dana desa berdasarkan skala prioritas.
"Bidang pembangunan yang diutamakan adalah infrastruktur yaitu pembangunan jalan lingkungan antar-RT dan dusun menggunakan paving block sepanjang 2.100 meter di Dusun Karanganom," kata dia, Kamis (28/12/2017).
Selanjutnya, kata Romsi, pembangunan dilanjutkan gorong-gorong tujuh unit di Dusun 1 B, Dusun 2 B, Dusun 4 B, Dusun Tanjungbaru, dan program jambanisasi yang merata di 10 dusun dengan nilai anggaran Rp586 juta.
"Alhamdulillah, pembangunan tersebut telah mencapai 100%. Mudah-mudahan pembangunan yang telah dibangun bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujar Romsi.
Dia mengatakan perangkat desa juga menganggarkan untuk bidang pemerintahan guna menunjang pemerintahan yang baik, seperti tunjangan dan siltap, operasional BPD, LPM, dan pelatihan sistem kerja desa.
"Kegiatan pendukung pun tidak luput menjadi perhatian khusus pemerintahan desa itu seperti kegiatan pemberdayaan semisal PKK, posyandu, PAUD, STBM, nama jalan, musbangdes, BUMDes penyertaan modal, pembinaan hansip, pangajian guru ngaji/ustaz, olahraga kepemudaan, dan satgas antinarkoba," kata dia.
Romsi menambahkan pada 2017 desa yang dipimpinnya mendapatkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar yang terdiri dari DD sebesar Rp800 juta dan ADD Rp400 juta. "Dari anggaran itu dibelanjakan untuk beberapa bidang seperti pemerintahan desa Rp380 juta, pembangunan desa sebesar Rp586 juta, pembinaan kemasyarakatan Rp83 juta, dan pemberdayaan masyarakat Rp157 juta," ujarnya. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR