JAKARTA (lampost.co) -- Telkomsel resmi merilis solusi internet of things (IoT) berupa solusi fleet management bertajuk Telkomsel FleetSight. Solusi ini menawarkan layanan pengelolaan armada yang menyinergikan perangkat telematika berbasis satelit.
"Solusi ini bermanfaat untuk perusahaan yang memiliki kendaraan sehingga membantu me-manage kendaraan agar lebih aman, dan efisien. Solusi ini sifatnya mudah, sesuai untuk pelanggan yang tidak ingin repot," ujar Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah di Jakarta, Senin (27/11/2017).
Solusi ini disebut berbeda dari karya kompetitor, salah satunya berkat dukungan cakupan jaringan Telkomsel yang luas. Solusi ini juga mengandalkan jaringan 2G dan 3G, diklaim mampu mendukung industri pertambangan yang umum berlokasi di daerah terpencil.
Selain itu, jaringan 2G dan 3G juga dimanfaatkan Telkomsel pada layanan ini untuk mendukung perangkat pelacak teknologi berstandar internasional, guna memastikan layanan. Layanan ini juga diintegrasikan dengan IoT Control Center milik Telkomsel, memungkinkan pengguna mengakses web dashboard.
Akses pada web dashboard ini dapat dimanfaatkan pengguna untuk melakukan analisis berbasis informasi yang diperoleh dari kendaraan. Selain itu,  informasi yang ditampilkan pada web dashboard tersebut juga dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Pada tahap awal, Telkomsel menggandeng Michelin dan Daihatsu dalam penerapan layanan fleet management tersebut. VP IoT Telkomsel Marina Kacaribu menyebut bahwa layanan ini hadir setelah melihat potensi pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia yang bertumbuh pesat, dengan 40 persennya merupakan kendaran komersial.
Tidak hanya lebih efisien, layanan ini juga diharapkan Telkomsel dapat membantu perusahaan, terutama dengan armada kendaraan besar, untuk mengoptimalkan produktivitas dan meningkatkan keselamatan armada operasional mereka.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR