KALIANDA (Lampost.co) --  Setelah diberlakukan penetapan tarif bagi kendaraan yang melintas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, jumlah kendaraan yang masuk ke tol turun kurang lebih mencapai hingga 20%.

Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol ruas Bakauheni-Terbangi Besar, Hanung Hanindito menjelaskan terjadi penurunan jumlah kendaraan yang melintas sejak diberlakukan Jumat (17/5/2019) lalu. "Ada penurunan jumlah kendaraan, tapi tidak signifikan," katanya, Senin (20/5/2019).



Pada saat sebelum diberlakukan tarif atau masih gratis, rata-rata jumlah kendaraan yang melintas jalan tol mencapai 11 ribu/hari. "Pada waktu masih gratis, rata-rata 11 ribu kendaraan per hari," ujar dia.

Sedangkan saat ini atau sejak diberlakukan tarif, jumlah kendaraan yang melalui JTTS sekitar 9 ribu/hari. "Untuk dominasi masih sama, kendaraan golongan satu paling banyak," katanya.

Penurunan jumlah kendaraan hampir terjadi di 10 gerbang jalan tol Bakauheni-Terbanggi ruas Bakauheni-Terbangi Besar. "Semua gerbang tol alami penurunan jumlah kendaraan," katanya.

Saat ditanya kemungkinan JTTS akan kembali menggratiskan H-7 sampai dengan H+7 Lebaran, Hanung menjelaskan tetap diberlakuan tarif tol. "Tarif tol tetap diberlakukan seperti biasa," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR