LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 14 September
7150
Kategori Lampung
LAMPUNG POST | Bendungan Margatiga Aliri 19 Desa
Ilustrasi bendungan. www.nindyakarya.co.id

Bendungan Margatiga Aliri 19 Desa

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bendungan Margatiga akan mengaliri 19 desa di Kabupaten Lampung Timur. Hal itu berdasr pada penggarapan pembangunan proyek penampung air tersebut di atas lahan seluas 2.513 hektar dengan areal tapal 105 hektare dan daerah genangan 2.408 hektare.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan provinsi Lampung, Adeham menjelaskan proyek bendungan Margatiga akan dilaksanakan di empat kecamatan wilayah Lampung Timur, yaitu Marga Tiga, Sekampung, Batanghari, dan Metro Kibang dan satu kecamatan di Metro, yaitu di Desa Rejomulyo, Metro Selatan.
"Dari pembangunan itu ada 18 desa di Lampung Timur dan satu desa di Metro yang akan teraliri bendungan itu," kata Adeham usai konsultasi publik di Lampung Timur yang turut dihadiri Ketua Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS MS) Syafruddin, perwakilan Kementrian PUPR, BPN dan Pemkab Lampung Timur, kemarin.
Dia melanjutkan, proyek tersebut akan memakan lahan seluas 2.513 hektare yang terdiri dari areal tapal bendungan 105 hektare dengan pembebasan lahan yang direncanakan dapar diselesaikan pada tahun 2017. Bagian lainnya adalah areal genangan waduk seluas 2.408 hektare dengan penyelesaian pembebasan lahan di tahun 2018.
"Tahapan pengadaan tanah ada empat, yaitu tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan penyerahan hasil. Ditahun ini kami mengusahakan agar lahan untuk tapal bisa segera diselesaikan," tuturnya.
Menurutnya, bendungan tersebut dibangun sebagai upaya untuk mengaliri ribuan hektar sawah masyarakat. Keberadaan bendungan diharapkan mewujudkan Lampung sebagai Lumbung Padi Nasional dan swasembada beras dengan peningkatan indeks pertanaman hingga 250 persen.
"Sebagai konservasi air yang mampu menghasilkan 800 liter perdetik. Bendungan ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat setempat termasuk sebagai destinasi pariwisata," ujarnya.
Adeham mengatakan dalam konsultasi publik bersama 19 desa itu bertujuan untuk meminta pandangan masyarakat agar mendapatkan kesepakan tentang lokasi pembangunan Bendungan Margatiga dan mendata bidang tanah masyarakat yang terkena dalam proyek strategis nasional itu.
"Kami juga mendata tanah masyarakat yang menjadi lokasi pembangunan bendungan dengan luas diperkirakan mencapai 76 hektare di Desa Jumanten dan 29 hektare di Desa Trisinar. Itu untuk areal genangan bendungan. Hal ini berguna untuk membantu masyarakat dalam administrasi tanah warga," pungkasnya.

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv