BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Hingga sekitar pukul 04.00, pada Minggu (10/3/2019), unit Penjinak Bom/Gegana, Satbrimobda Polda Lampung bersama Densus 88 Anti Teror, dan personil Gabungan Polresta, serta Polda Lampung meninggalkan lokasi rumah terduga jaringan radikal R, di jalan Sam Ratulangi, Gang Suhada, Penengahan Raya, Kedaton, Bandar Lampung.

Pantauan Lampost.co, terlihat personil Brimob membawa benda yang dibungkus dengan kain peredam, yang diduga sebagai peledak, dan sebuah kardus. Usai barang tersebut dibawa petugas, salah satu warga atau tetangga R, mengatakan bahwa beberapa benda, komponen seperti, campuran Potasium Klorat, Switching On Off, dan lainnya sempat datang melalui paket ke rumah R.



Orang tua R, yang mengetahui jenis benda tersebut kaget dan sempat ingin mengambil barang tersebut. "Jadi karena bapaknya takut, ngelihat paketan-paketan itu, yang datang beberapa hari yang lalu, makanya bapaknya lapor Babinkamtibmas," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga benda diduga bom tersebut dibawa, belum ada keterangan resmi dari Kepolisian.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR