BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Korban penggusuran Pasar Griya Sukarame belum mengetahui terkait rusunawa yang disediakan oleh Pemkot Bandar Lampung.

Mereka mengaku sejauh ini belum pernah ada komunikasi terkait hal itu. "Kita enggak tahu, enggak pernah ada komunikasi, kita tunggu saja dari mereka yang kesini, karena kita setiap mau nemui tidak bisa," kata seorang korban penggusuran, Hasan, diamini warga lainnya saat ditemui di lokasi penggusuran, Rabu (25/7/2018).



Pihaknya pun belum bisa menjawab mau atau tidaknya tinggal di rusunawa tersebut. "Kita belum bisa jawab, karena masih belum jelas, rusun yang mana, itu sementara atau bisa ditinggali selamanya, itu belum jelas," kata dia.

Warga korban penggusuran masih bertahan di lokasi dengan tenda dan alas seadanya. Untuk keperluan MCK mereka menunpang di kantor KPU yang tak jauh dari lokasi. Anak anak bermain di musala yang tidak digusur dilokasi pasar.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR