MASALAH belanja barang-barang saat ini tak perlu lagi pusing. Setiap generasi milenial yang melek teknologi umumnya pernah belanja daring (online) untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau memberi kado istimewa kepada seseorang.

Karena melalui belanja daring, harga barang umumnya lebih murah dibanding offline. Meski demikian, belanja daring membutuhkan foto barang yang sesuai dengan aslinya, karena kepuasan pelanggan menjadi kuncinya. Jika pelanggan puas, pembelanjaan daring berikutnya akan terjadi. 



Banyak marketplace memanfaatkan promosi seperti momen Hari Belanja Online (Harbolnas). Kemudian promosi bebas ongkos kirim kerap dilakukan karena ongkos kirim ini menjadi beban pelanggan. Dengan internet, belanja tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. Siapa pun kita dapat belanja dari kota-kota lain bahkan sampai luar negeri sekalipun.

Industri kreatif di bidang online ini terbilang membutuhkan banyak modal. Tak dimungkiri banyak marketplace itu memanfaatkan joint venture. Sistem belanja masyarakat saja sudah dilakukan online, bagaimana dengan transformasi pemerintah menghadapi perubahan zaman, apakah belanja pemerintah sudah dilakukan daring?

Mungkin bila optimal belanja daring bisa membuat data akurat tentang keuangan. Sementara serapan anggaran pemerintah daerah, pemerintah pusat, kementerian, dan lembaga akan semakin terserap makin besar tiap tahunnya.

Data menyebutkan serapan anggaran umumnya banyak dilakukan pada triwulan III dan IV setiap tahunnya. Sementara di triwulan I dan II umumnya serapan anggaran pemerintah masih ciut. Tentunya belanja pemerintah ini mempengaruhi kondisi ekonomi warganya.

Teknologi untuk membantu mengoptimalkan penyerapan anggaran di antaranya adalah e-sourcing. Teknologi ini bisa diintegrasikan dengan sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau e-procurement. E-sourcing bisa menjadi alat bantu analisis dan dijadikan rujukan standar teknis barang atau jasa publik bagi para user.

E-sourcing juga bisa berfungsi sebagai source harga pasar. Dengan demikian, ada acuan utama dalam menilai kewajaran harga. Teknologi e-sourcing dikembangkan berdasarkan prinsip supply chain management (SCM). Sistem penyerapan anggaran juga membutuhkan reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi yang dilakukan mesti fokus pada kinerja dan efektivitas.

Ombudsman Republik Indonesia awal pekan ini memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan Pringsewu atas pencapaian kinerja dalam pelayanan publik berupa penghargaan anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Semoga reformasi birokrasi bukan sebatas menaikkan gaji pegawai negeri sipil setiap tahun, tetapi perlu gerakan pembaruan administrasi supaya daya saing pemda makin meninggi.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR