WAY KANAN (Lampost.co) -- Tim Tekab 308 bersama Satnarkoba Polres Way kanan menangkap satu orang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan. Dari penangkapan petugas juga menemukan narkoba jenis sabu, dan sepucuk senjata api rakitan, Kamis (9/5/2019) sekitar pukul 05.30.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara, saat dikonfirmasi, Kamis (9/5/2019), menjelaskan pelaku berinisial EJ (35) warga Kampung Runyai, Kecamatan Bumi Agung, Kabupten Way Kanan ditangkap tim gabungan berdasarkan laporan polisi nomor : LP/B/107/ll/2019/POLDA LPG/RES WK/ SPKT tanggal 6 Febuari 2019 lalu. Pelaku dilaporkan korban Suroto (37) warga Kampung Bumi Agung, Kecamatan Bumi Agung, karena kasus penganiayaan atau pengeroyokan.



"Korban diberhentikan oleh EJ dan SI dengan menggunakan sepeda motor, kemudian EJ menampar di telinga kiri dan kanan kemudian mencekik dan menampar korban. Sehingga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Way Kanan," jelasnya.

Menurutnya, saat dilakukan penangkapan tersangka yang sedang berada di pos ronda di Kampung Runyai, Kecamatan Bumi Agung, berusaha melarikan diri dan membuang sebungkus kotak rokok yang berisi 2 paket sabu-sabu. Ketika dilakukan penggeledahan pelaku terdapat membawa satu pucuk senjata api rakitan berwarna silver yang beramunisi 6 buah dengan keterangan 1 amunisi sudah diledakkan.

"Tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancamanan kurungan penjara maksimal tujuh tahun. Untuk senpira akan diancam menggunakan pasal 1 ayat (1) undang – undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman maksimal 20 tahun penjara," ungkapnya. 

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR