LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 19 June
3145
LAMPUNG POST | Bekraf Perkenalkan Produk Kreatif Terbaik Indonesia pada Dunia
Logo Bekraf. wikidpr.org

Bekraf Perkenalkan Produk Kreatif Terbaik Indonesia pada Dunia

JAKARTA-- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menunjukkan komitmen mendukung perkembangan produk dan pelaku ekonomi kreatif dengan mengirimkan perwakilan Indonesia dalam event Festival South by Southwest (SXSW) 2017 di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS).
SXSW, kata Deputi Bidang IV Pemasaran Bekraf Josua Puji Mulia Simanjuntak, diadakan pada 10--19 Maret 2017 lalu di Austin Convention Center. Delegasi Indonesia yang terdiri atas 4 start-up dan 7 perusahaan teknologi pilihan ini berkesempatan untuk memamerkan produk kreatif mereka di booth atau paviliun Indonesia bernama Archipelageek.
Start-up dan perusahaan teknologi yang berkesempatan mengikuti SXSW 2017 adalah Digital Happiness, Qlue, Happy5, Kuassa, Anymo, Avani, Gojek, Bli-bli, Kaskus, Slingshot, dan Picmix. Selain itu, ada pula band Lightcraft yang juga berkesempatan tampil secara live di ajang internasional tersebut.
Josua mengatakan partisipasi Indonesia melalui Archipelageek from Indonesia to SXSW 2017 merupakan bentuk dukungan pemerintah meningkatkan secara signifikan kontribusi ekspor ekonomi kreatif ke dalam pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
“Pemerintah melalui Bekraf ikut dalam kegiatan ini untuk membuka pintu bagi produk kreatif ke pasar global, khususnya di subsektor musik, film, dan start-up teknologi,” pesannya untuk acara press conference dan sharing session Archipelageek from Indonesia SXSW 2017.
Diadakan sejak tahun 1987 di Austin, Texas–Amerika Serikat, Festival SXSW telah dikenal luas sebagai event tahunan dunia yang menjadi wadah konferensi merayakan konvergensi industri interaktif, musik, dan film.
Partisipasi Indonesia dalam ajang SXSW 2017 melalui ‘Archipelageek’ membuka kesempatan bagi pelaku industri kreatif Indonesia menampilkan produk terbaik mereka sekaligus memperluas jaringan global.
Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Bekraf Bonifasius Pudjianto menjelaskan keikutsertaan Indonesia di SXSW 2017 lalu merupakan momentum tepat untuk membuka akses bagi musisi, produser film, pengusaha, dan pengembang teknologi kreatif Indonesia untuk mendunia,” ungkapnya.
Kesempatan untuk memperluas peluang dan akses bisnis pun dirasakan sangat nyata oleh para start-up yang bekesempatan mengikuti SXSW 2017. Arie Ardiansyah CTO & amp, founder Kuassa, mengatakan di festival SXSW, Kuassa dapat berinteraksi secara langsung dengan penggunanya dari Amerika Serikat yang juga merupakan pasar terbesar bagi Kuassa.
Festival ini memberikan kesempatan mendapatkan saran untuk berbagai fitur, design user interface, hingga suara. Hal senada juga diungkapkan Kevin Kumala, founder/chief green officer – Avani, yang menyatakan perusahaan teknologi yang digaunginya berkesempatan untuk bisa terekspos ke pasar internasional dan mendapatkan potensi penambahan modal dari investor di luar negeri.
Lightcraft band yang menjadi satu-satunya perwakilan dari subsektor musik menyatakan kesempatan tampil secara langsung di hadapan penonton international menjadi peluang untuk menyebarkan dan menunjukkan kapabilitas bermusik band yang beraliran indie-rock/dream ini.
Imam Surataruna, vokalis Lightcraft, mengungkapkan selama berada di SXSW 2017, bertemu dan berkenalan dengan banyak individu-individu penting di industri musik dunia memberi banyak pelajaran agar dapat terus berkembang sebagai band dan sebuah unit bisnis.
Bekraf mengumumkan rencana untuk melanjutkan keikutsertaan strategis Indonesia di SXSW 2018 yang akan diselenggarakan pada 9 – 18 Maret 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat. Tiga subsektor yang akan berpartisipasi adalah film, musik, dan interaktif. Informasi tentang tanggal pendaftaran dan persyaratan akan dibuka pada tanggal 26 Juni 2017
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Saat ini, Kepala Bekraf dijabat Triawan Munaf.
Bekraf bertugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv