KALIANDA (lampost.co) -- Seorang balita perempuan berusia sekitar 1,8 tahun bernama Fadilah Salma warga Desa Sidomekar, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, tercebur kedalam kuali rebusan gula merah. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun lampost.co, kejadian bermula saat putri ketiga Sahmudi itu bermain di sekitar rumah, tepatnya di gundukan tanah, Rabu (10/10/2018) sekitar 17.00.



Pada kejadian itu, ayah korban sedang menderes pohon kelapa di kebun sedangkan ibunya mengadon proses membuat gula merah sambil berberes-beres. Entah tergelincir karena bermain sambil berlarian, korban tercebur kedalam kuali rebusan pembuatan gula merah yang berada di belakang rumahnya.

Dalam hitungan detik, kejadian tersebut diketahui ibunya dan langsung mengangkat korban. Selanjutnya korban langsung dimasukan kedalam ember yang berisi air. 
"Setelah ketahuan nyemplung kedalam kuali korban langsung diangkat ibunya," kata Kurdi (87) kakek korban saat ditemui, Jumat (12/10/2018). 

Sebelum di bawa ke rumah sakit, korban sempat dilarikan ke klinik kesehatan terdekat di Desa Karyatunggal. "Namun, karena sekujur kulitnya melepuh, akhirnya korban di bawa ke rumah sakit," kata dia. 

Pj Kepala Desa Sidomekar, Pitri Hidayat mengatakan jika kedua orang tua korban pembuat gula merah. "Mereka sekeluarga tinggal di kebun," ujarnya. 

Ayah korban kesehariannya memanjat pohon kelapa mengambil air nira untuk bahan gula merah, sedangkan ibunya yang mengadon atau merebus gula merah. 
"Kemungkinan pada waktu kejadian mereka sibuk dan juga anaknya banyak," ujar dia.

 

loading...

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR