PESAWARAN (Lampost.co)-Satu dari dua tersangka begal sepeda motor dibekuk tim antibandit 308 Polsek Kedondong, Polres Pesawaran, Kamis (29/11). Warga yang emosi, merusak sepeda motor pelaku.

Tersangka TA, warga Desa Sinar Luas, Bangunrejo, Lampung Tengah,  tertangkap tak lama setelah kejadian, sedangkan temannya, Mo, berhasil melarikan diri, dan polisi menyita sepeda motor Honda Beat warna putih yang dikendarai tersangka.



Kapolsek Kedondong Iptu Ibut Putranto, mewakili Kapolres Pesawaran Akbp Popon Ardianto Sunggoro menjelaskan, pembegalan terjadi Kamis (29/11),  sekitar pukul 07.00,  di jalan raya Desa Paguyuban, Kecamatan Waylima, Pesawaran. 

Saat itu  kedua siswi yang menjadi korban yaitu Nur Wahyu Tripuji Astuti (17),  bersama temannya, Nurul Komariah (17),  keduanya siswi SMAN Kedongdong, warga Dusun Saribumi, Desa Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, dalam perjalan ke sekolah mengendarai sepeda motor Honda Beat BE-5034-ZE.
Modus pembegalan itu,  kedua siswi yang sedang dalam perjalanan ke sekolah, dibuntuti dua pria tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih. 
Ketika siswi kelas IX itu  melintasi jalan raya Desa Paguyuban, Kedondong, tersangka menendang sepeda motor korban hingga kedaraan  korban oleng lalu tersungkur. Setelah korban terjatuh bersama sepeda motornya,  dengan cepat seorang tersangka bersenjata golok  merampas motor korban. Melihat kendaraannya dirampas, korban berteriak minta tolong, Mendengar teriakan korban, warga pun berdatangan menolong dan mengejar pelaku. Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Kedondong dan petugas langsung melakukan pengejaran. 

Seorang tersangka yang diketahui bernama TA tertangkap. Warga yang tidak terbendung lagi emosinya merusak motor pelaku. Sedangkan siswi yang terluka segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pesawaran, oleh petugas.  Seorang tersangka lainnya berhasil melarikan diri. Barang bukti sepeda motor pelaku kemudian diamankan Polsek Kedondong. “Satu tersangka lagi yaitu Moko, sedang kami buru,” kata Kapolsek Kedondong. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR