BNADAR LAMPUNG (Lampost.co)--Polda Lampung menegaskan jalinsum Aman usai tim gabungan dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung dan Tim Khusus Anti-Bandit (Tekab) 308 Polres Lampung Selatan, yang menangkap komplotan pelaku curas  dengan korban pemudik, pada Selasa (12/6/2018).  
"Pelaku sudah diamankan, satu meninggal karena melawan, nanti diekspos Sama Polres Lampung Selatan,"ujar Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Bobby Marpaung.
Ia juga memastikan jalinsum yang akan dilewati pemudik aman dari segala bentuk tindak kriminalitas. "Kalau masih ada kita tembak di tempat," kata Bobby.
Selain itu guna melakukan pencegahan, Kapolda Lampung Irjen Suntana telah memerintahkan kepada jajaran Polresta/res untuk membentuk tim khusus yang terdiri dari Tekab 308/Satreskrim, Sat intel, Satlantas dan satuan lainnya untuk melakukan penyidikan dan Pencegahan, di seputar titik rawan di jalan lintas Sumatera yang dilalui pemudik, hingga, titik rawan kriminalitas lainnya.
Lokasi rawan kriminalitas di Lintas Barat yakni, pasar Tumpah Gedongtataan, KM 117-118 Sanggau Semuong, dan Jalan lintas Bengkunat Belimbing.
Lokasi rawan kriminalitas di Lintas Tengah yakni, Pasar Tumpah Natar, Pelabuhan Bakauheni, Jalan Soekarno Hatta Teluk Ambon, dan Kampung Banjarmasin Baradatu KM 170-171.
Titik rawan kriminalitas di Lintas Timur yakni, KM 198--203 Sukadana, KM 113--199 Kampung Tua Bujung Tenuk, dan Km 199-200 Desa Agung Batin Mesuji.
"Teknisnya melakukan patroli, hunting Reskrim di jalur rawan, ada orang mencurigakan digeledah, Brimob juga turun membantu, terutama di jalinsum," kata Bobby.
Pemudik juga diminta jangan khawatir untuk melintasi jalur mudik, karena gelaran pasukan dari berbagai satuan sudah ditingkatkan.
"Jangan takut, kalau ada apa-apa anggota siap sedia dan ada Pospam-pospam yang sudah siap," katanya.

Sementara Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Murbani Budi Pitono, membenarkan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan patroli dan hunting Reskrim. "Anggota monitor Pospam, dan sebar di titik-titik rawan," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR