BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Pintiu gerbang besi warna cokelat menjadi akses utama memasuki hunian milik Satria Bangsawan. Udara sejuk dan angin sepoi-sepoi mengerakkan dedaunan pohon kelapa yang sedang berbuah. Pohon memenuhi sudut pagar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila itu.
Ragam bunga dan belasan jenis pohon buah ada di pekarangan rumah yang terletak di Jalan Raden Gunawan, Bandar Lampung. Sebut saja jambu jamaika dan sawo. Dua buah kursi taman bercat putih, siap menyambut siapa pun yang ingin bersantai di taman berkonsep pantai itu.
Ada pula bebatuan kecil dan lantai berwarna biru laut. "Taman ini seperti di pantai, banyak pohon kelapa di pinggirnya," kata Satria.
Batu tersebut sengaja didatangkan dari Pulau Pisang, Pesisir Barat.
Selain pantai, taman itu juga mengadopsi konsep tropikal dengan koleksi bonsai serta batu-batu besar. Rumput hijau bersanding dengan bunga jadi pemandangan segar dipandang dari dalam rumah mewah dengan konsep modern minimalis.
Bangunan yang berdiri di lahan seluas 1.000 m2 itu didominasi warna krem dan cokelat kehitaman. Struktur bangunan megah dan tinggi.
"Banyak yang mengira rumah itu bertingkat, padahal tidak," kata Satria, beberapa waktu lalu.
Rumah tersebut sengaja dibuat tinggi agar terlihat gagah.
Memasuki ruang tamu, ada sepasang sofa kayu jati berwarna cokelat. Dari sofa itu tampak ratusan koleksi piringan suvenir dari belahan berbagai benua. Bentuk dan ukurannya berbeda-beda.
"Ini kenang-kenangan. Setiap bepergian ke luar negeri, selalu bawa ini. Dari hampir semua benua," kata Satria.
Di belakang ruang tamu, ada ruang keluarga yang cukup luas. Tempat itu dimanfaatkan untuk acara keluarga. Ada sekat berupa meja dan kursi yang membatasi ruang kumpul-kumpul itu dengan ruang kerja dan musala.
Untuk mempercantik ruangan, Satria meletakan beberapa kursi dan sofa di beberapa titik. "Kebetulan, ibu suka bunga dan hobi menanam bunga. Semua meja dihias dengan bunga segar."
Di sebelah kanan ruang tamu, ada ruang santai berupa taman mini. Tempat itu digunakan untuk melepas lelah. Di taman mini itu terdapat berbagai bunga, antara lain anturium sirih dan cemani kobra. Ada pula gemericik air kolam nila dan patin.
"Ini ruang santai. Biasanya sepulang kantor saya duduk di sini, menghilangkan penat," kata Satria. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR