PANARAGAN (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan (stakeholder) di kabupaten setempat terkait Informasi Penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019. 

Koordinasi dimulai hari ini, Jumat (24/8) hingga 28 Agustus 2018 mendatang. Stakeholder yang dimaksud diantaranya kepada penggurus Perwakilan persatuan wartawan Indonesia (PWI) komisi pemilihan umum (KPU),  dan polres Tulangbawang.



Demikian dikatakan Ketua Bawaslu Tubaba Midiyan, didampingi Anggota, Sukirman Hadi, dan Holdin HS di sekertariat Bawaslu Jalan raya Candra Mukti kecamatan Tulangbawang tengah.

"Koordinasi ini  sesuai dengan Surat Edaran Bawaslu RI tanggal 21 Agustus 2018 Nomor : 1322/K.Bawaslu/PM.00.00/VIII/2018 perihal: Pengumpulan Data IKP 2019," ujarnya, Ju'at (24/8).

Penyusunan IKP tersebut menurutnya sangat penting untuk melalukan pemetaan terhadap kerawanan-kerawanan pada Pemilu  2019, yang didasarkan pada Pilkada sebelumnya. 

"Setelah mendapat informasi lengkap hasil pengumpulan data IKP, Bawaslu kabupaten Tulangbawang barat akan menyampaikan data tersebut ke Bawaslu RI melalui Aplikasi," kata dia.

Menurutnya, Indeks Kerawanan Pemilu disusun Bawaslu sebagai upaya pencegahan untuk mengurangi pelanggaran pada pemilu serentak 2019.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR