LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 7 December
5443
Penulis Triyadi Isworo
Editor Ricky Marly
LAMPUNG POST | Bawaslu Sidang Klarifikasi Dugaan Pergerakan ASN
Bawaslu Sidang Klarifikasi Dugaan Pergerakan ASN. (Foto: Lampost/Triyadi Isworo)

Bawaslu Sidang Klarifikasi Dugaan Pergerakan ASN

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menggelar sidang klarifikasi dugaan pergerakan aparatur sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung jelang pemilihan gubernur dan wakil gubermur Lampung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 27 Juni 2018.

Dalam sidang tersebut memanggil Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Heri Suliyanto, Sekretaris Dinas PUPR Rony Witono, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Tony Ferdiansyah, dan Kepala Biro Hukum Pemprov Lampung Zulfikar.

Sidang yang dimulai pada pukul 10.00 WIB, Kamis (7/12/2017) di Kantor Bawaslu Lampung, Jalan Pulau Morotai, Bandar Lampung berjalan tertutup dipimpin oleh Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah didampingi Komisionernya Asy'ari dan Iskardo P Panggar. "Kita panggil mereka untuk mengklarifikasi," kata Fatikhaul Khoiriyah.

Sejumlah ASN tersebut dipanggil secara bergiliran terkait dugaan memakai kaos yang dipakainya bertuliskan 'Muhammad Ridho Ficardo Lanjutkan, Lampung' saat jalan sehat dan sepeda santai, peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2017 dan Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-72 Tahun 2017 tingkat Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, pada Minggu (26/11/2017).

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Heri Suliyanto, mengatakan dirinya menghadiri sidang klarifikasi dari Bawaslu. Ia juga mempertanyakan kenapa dirinya dipanggil oleh Bawaslu.

"Justru aku nanya kenapa aku dipanggil. Pada acara tersebut saya hanya mewakili Gubernur membacakan sambutan Gubernur, apa yang tertulis di sambutan saya bacakan," katanya usai sidang klarifikasi di Kantor Bawaslu Lampung.

Kemudian ia juga menegaskan pihaknya tidak pernah mengajak ASN untuk memilih. Ia juga mengatakan tidak tahu menahu kenapa menggunakan kaos tersebut dan tidak pernah ada instruksi tersebut.

"Aku enggak pernah mengajak untuk memilih, kapasitas aku dalam acara tersebut mewakili Gubernur untuk sambutan dan membuka acara. Aku enggak tahu siapa yang menginstruksikan pake baju itu," katanya.

 

LAMPUNG POST

BAGIKAN

TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv