BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu Lampung menyebut bahwa sarung dan kerudung termasuk dalam bahan kampanye yang diperbolehkan dalam PKPU.

Dalam PKPU No 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota menyebutkan, dalam pasal 26 dijelaskan Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, pasangan calon atau tim kampanye dapat mencetak dan membuat bahan kampanye selain yang difasilitasi oleh KPU.



"Sarung dan kerudung termasuk bahan kampanye yang boleh dibagikan," Kata Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Sabtu (26/5/2018).

Namun, terkait temuan di Lampung Utara, pihaknya tetap memastikan bahwa tidak ada logistik lainnya yang dilarang sesuai PKPU. "Itu termasuk bahan kampanye yang boleh dibagikan. Tetapi kami juga tetap intruksikan jajaran Panwas guna memastikan tidak ada logistik lainnya seperti uang atau sembako," tegasnya.

Dalam PKPU, jenis barang yang diperbolehkan meliputi pakaian, penutup kepala, alat minum, kalender, kartu nama, pin, alat tulis, payung dan atau stiker paling besar ukuran 10x5 cm. Menurut Fatikha, berdasarkan pengawasan dan temuannya, tiga pasangan calon membagi sarung kepada warga. " Paslon 1,2,3 bagi sarung. Kalau uang dan sembako dilarang," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR