BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO), Adek Asy'ari mengatakan pihaknya memprioritaskan kaum perempuan untuk menjadi anggota penyelenggara pemilu.

"Dari semua nama-nama yang diputuskan timsel dan melalui tahap SSGD di Bawaslu provinsi serta melalui rapat pleno Bawaslu, yang perempuan kita prioritaskan," katanya kepada lampost.co, Senin (20/8/2018).



Kemudian ia mengatakan proses rekrutmen Anggota Bawaslu di 15 kabupaten/kota sudah dilakukan secara terbuka. Kemudian dilantik dan ditetapkan oleh Bawaslu RI.

"Proses seleksi itu kan dilakukan secara terbuka. Proses-proses dari tahapan administrasi sampai kepada 10 besar itu ada di tim seleksi. Kami memutuskan nama-nama yang sudah diajukan tim seleksi dan 6 besar," katanya.

Baca Juga:

DAMAR Prihatin Keterwakilan Perempuan Bawaslu Kabupaten/Kota Minim

Sebelumnya Direktur Eksekutif DAMAR, Sely Fitriani menyesalkan terkait kekosongan perempuan di Bawaslu 10 kabupaten/kota dan minimnya perempuan di Bawaslu Lampung. Ia mengatakan di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pada pasal 92 ayat (11) yang menyebutkan bahwa komposisi keanggotaan penyelenggara pemilu memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30%.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR