PESAWARAN (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran melakukan penelusuran, dan klarifikasi serta investigasi terkait adanya dugaan pelanggaran pembagian kartu BPJS oleh anggota DPRD Pesawaran di Kecamatan Marga Punduh, dan Punduh Pidada, Pesawaran.

Divisi Pengawasan, dan hubungan antar lembaga Riswanto mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran ke pihak BPJS dan pemilik akun FB atas nama Anthonius Yudhistira, salah seorang tim sukses anggota DPDR Kabupaten Pesawaran, Hipni Idris.



Baca juga: Caleg DPRD Pesawaran Diduga Bagi-bagi Kartu BPJS

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan panwascam dan melayangkan surat kepada pemilik akun FB atas nama Anthonius Yudhistira, dan hari ini dilakukan pemanggilan untuk klarifikasi," kata Riswanto kepada lampost.co, Rabu (27/3/2019).

Dia menjelaskan, hari ini melakukan klarifikasi ke pihak BPJS untuk meminta kejelasan terkait kartu BPJS yang dibagikan oleh anggota DPRD Pesawaran, apakah program pemerintah atau secara pribadi.

"Sebetulnya pembagian kartu BPJS boleh dibagikan oleh siapa saja, termasuk anggota DPRD.,Yang menjadi masalah dan merupakan pelanggaran karena pembagian kartu tersebut ada pesan atau intimidasi dan diselipkan stiker agar memilih salah satu calon legislatif (DPRD)," ujarnya.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR