KALIANDA (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan, akan membuka pendaftaran untuk 3.095 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) secara serentak. Pengawas TPS itu rencananya akan ditugaskan di tingkat TPS. 

Kordiv SDMO Bawaslu Lamsel Fakhrur Rozi  mengatakan, pengawas TPS tersebut akan bertugas selama 23 hari sebelum dan tujuh hari setelah hari pemungutan suara. Penerimaan Pengawas TPS itu nantinya akan dilaksanakan oleh Panwaslu Kecamatan se-Lamsel yang akan diumumkan secara resmi pada 4-10 Februari 2019 mendatang.



"Adapun pendaftaran mulai dibuka pada 11-21 Februari 2019 mendatang. Kemudian, jika masih terdapat yang belum memenuhi kuota, maka akan diperpanjang masa pendaftaran 22-24 Februari 2019. Lalu, penelitian berkas dan beberapa tes akan dilaksanakan pada 25-27 Februari 2019," kata dia, Sabtu (2/2/2019).

Fakhrur Rozi menambahkan, semua warga negara yang telah berusia paling rendah 25 tahun pada saat pendaftaran dan berpendidikan paling rendah SMA boleh mendaftarkan diri sebagai pengawas TPS.

"Selain itu, kecakapan serta pengetahuan tentang kepartaian, pemilu, ketatanegaraan, serta pengawasan pemilu diutamakan. Kemudian, berdomisili di TPS setempat," kata dia. 

Dia mengatakan pihaknya membutuhkan pengawas TPS yang benar-benar mempunyai kecakapan dalam penyelenggaraan serta bisa dibentuk sumber daya manusia (SDM). Lalu, mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil.

"Bagaimana mereka memahami tentang aturan pemilu, bagaimana prosedur waktu pencoblosan, dan surat suara yang sah dan tidak itu, harus disamakan persepsinya," katanya. 

Adapun syarat lainnya, kata Fakhrur Rozi, pendaftar bukan lagi sebagai anggota partai terhitung 5 tahun ke belakang, serta tidak terikat perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu.

"Masyarakat yang ingin mendaftar juga dapat menanyakan langsung kepada Panwaslu di masing-masing kecamatan agar memperoleh informasi lebih akurat," kata dia. 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR