BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menginventarisir 243 alat peraga kampanye (APK) ilegal yang sudah bertebaran mencuri star kampanye di 15 kabupaten/kota se-Lampung sampai tanggal 13 September 2018.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan bahwa jajarannya melakukan reka temuan APK se-Lampung ada 243 unit APK melanggar dengan rincian PDIP ada 57 buah, PAN 16, NasDem 43, Demokrat 40, PKB 4, Gerindra 34, Hanura 6, PKS 22, Golkar 13, Perindo 6, Berkaya 1, dan Garuda 1.



"Bawaslu secara umum mempunyai tugas untuk pencegahan, pengawasan, penindakan dan memutuskan dugaan pelanggaran. Karena belum masuk kampanye maka kita menggunakan pencegahan dengan pendekatan persuasif berkordinasi dengan Satpol PP untuk diturunkan," katanya dalam rakor mitra kerja pengawasan pemilihan umum (pemilu) 2019 di Hotel Sheraton, Jalan Wolter Mongensidi, Bandar Lampung, Jumat (14/9/2018).

Dia mengatakan pihaknya juga melakukan kajian apakah APK tersebut melanghar atau tidak dan akan dikaji karena terpasang sebelum masa kampanye. "Kendala kami saat penertiban karena Satpol PP tidak bisa merespon cepat terkait ini. Baru di Lampung Utara dan Lampung Selatan yang merespon untuk melakukan penurunan," katanya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR