BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung mengingatkan kepada pasangan calon, tim pemenangan, dan partai politik untuk melakukan pergerakan politik dengan santun dan menjaga kesucian bulan Ramadan.

Komisioner Bawaslu Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Iskardo P Panggar mengatakan bulan suci ramadan 1439 H yang bertepatan dengan pelaksanaan tahapan kampanye Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018 juga termasuk Pemilihan Umum Tahun 2019, maka pihaknya mengingatkan semua pihak untuk mengikuti aturan.



"Partai politik, pasangan calon, tim kampanye dan semua pihak untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan mentaati aturan kampanye dan tidak melakukan kegiatan yang menghalangi pengaturan peraturan penundang-undangan," katanya, Kamis (17/5/2018).

Ia juga mengajak kepada partai politik, pasangan calon, tim kampanye dan semua pihak menggunakan momentum Ramadhan untuk melakukan pendidikan politik dengan melakukan kampanye dengan santun.

"Partai politik, pasangan calon, tim kampanye dan semua pihak tidak menggunakan tempat-tempat kampanye politik praktis, bahan-bahan dan / atau alat peraga kampanye," kata Mantan Ketua KPU Kabupaten Way Kanan ini.

Kemudian semua pihak untuk tidak memanfaatkan dana zakat, infag dan shadaqah sebagai sarana kampanye. Partai politik, pasangan calon, tim kampanye dan semua pihak dilarang memberikan sumbangan, infaq dan shadagah dengan mengatas namakan Partai Politik dan / atau Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubenur.

"Dilarang melakukan kegiatan kampanye dirumah ibadah, menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya dengan maksud untuk mempengaruhi orang-orang (e) pengaturan ketentuan Pasal 187 dan Pasal 187A merupakan pelanggaran yang dilakukan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016," katanya. 

 

PENULIS

Triyadi Isworo

TAGS


KOMENTAR