KOTABUMI (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Lampung Utara bersama usur pemerintah daerah dan petugas keamanan melaksanakan penertiban alat peraga kampanye (APK) pada masa tenang mulai, Minggu (14/4/2019) dini.Tampak hadir, Pj Sekkab Lampura, Sofian, Komisioner Lampura, Kordintor Divisi Sengketa, Putri Intan Sari, Kasat Pol-PP, Firmansyah, Kadis Komifo, Sanny Lumi, Plt  Kepala Kesbangpol, Fadly, serta petugas PJU DPKP. 

"Mulai hari ini kita lakukan pembersihan sesuai surat edaran Bawaslu-RI No. S-0856/K.BAWASLU/PM.00.00/4/2019 tentang pengawasan dihari tenang masa kampanye, Minggu (14/4/2019) - Selasa (16/4/2019) atau H-1 pencoblosan. Dengan support pemerintah daerah dan aparat keamanan, " kata komisioner Bawaslu.



Menurutnya, pembersihan APK seharusnya dilakukan oleh partai politik ataupun relawan. Namun, untuk memastikan kondisi di lapangan berjalan baik pihaknya bersama-sama dengan pemerintah daerah dibantu oleh petugas keamanan (TNI-Polri) melakukan pengawasan serta pencopotan dilapangan karena masih ada yang terpasang. Untuk memastikan kondisi bersih dari alat peraga kampanye, baik itu parpol maupun peserta pemilu (caleg dan Capres-Cawapres).

"Saya pesan kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada opini atau informasi hoaks yang sengaja diarahkan untuk menimbulkan kegaduhan. Ayo sama-sama kita jaga proses demokrasi lima tahun ini dapat berjalan baik dan menghasilkan pemimpin berkulitas, no maney politik, "terangnya.

Pj Sekkab Lampura, Sofian, mengatakan pihaknya memiliki kewajiban mendukung pelaksanaan pemilu 2019 berjalan baik. Salah satunya dengan mensupport Bawaslu dalam menghadapi masa tenang kampanye.

"Petugas dari DPKP dibantu dengan Satpol-PP dan Bawaslu membersihkan alat peraga kampanye yang masih tertempel. Dan berharap kepada seluruh lapisan masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban. Baik baiknya pesta demokrasi dari rakyat dan untuk rakyat ini, serta tidak mudah percaya kepada berita-berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya yang mengarah kepada gangguan keamanan, "tambahnya.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam proses pelaksanaan pesta demokrasi berjalan baik. 
 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR