BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung membuka posko bagi masyarakat yang belum masuk ke dalam daftar pemilih dan masyarakat yang belum mempunyai kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

Hal terebut dilakukan untuk membatu 1,2 juta masyarakat Lampung yang belum melakukan perekaman KTP-el namun memiliki hak suara dalam konstelasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung 27 Juni 2018 mendatang.



Untuk mengantisipasi potensi hilangnya hak pemilih, jajarannyapun terus melakukan pengawasan pendataan daftar pemilih sementara (DPS) yang saat ini sedang dilakukan perbaikan ditingkat bawah oleh jajaran KPU dan Pengawasan.

"Kita data terus, kita juga membuka posko untuk masyarakat yang berhak memilih tapi belum dapat KTP elektronik," kata Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Iskardo P Panggar, Senin (2/4/2018).

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat bisa langsung mendatangi posko pengaduan tersebut yang berada di kantor sekretariatan pengawasan Kabupaten/Kota dan Kecamatan. "Poskonya di Sekretariatan Panwaslu Kabupaten/Kota dan seluruh Panwascam," kata mantan Ketua KPU Kabupaten Way Kanan ini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR