BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung melakukan kunjungan ke-16 Partai Politik se-Kota Bandar Lampung. Kunjungan yang bertemakan Koordinasi Antar Lembaga ini dilaksanakan mulai tanggal 2 Oktober 2018 sampai dengan tanggal 10 Oktober 2018.

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansah mengatakan bahwa kunjungan yang dilakukan secara kelembagaan yang baru saja mengalami perubahan sesuai amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dimana sebelumnya lembaga pengawas Kota Bandar Lampung sebagai lembaga adhoc yang beranggota sebanyak tiga orang, sekarang menjadi Lembaga Permanen Bawaslu yang beranggota sebanyak lima orang.



"Kegiatan kunjung ke partai politik yang dilaksanakan selama delapan hari. Dalam sehari Bawaslu Kota Bandar Lampung menjadwalkan road show sebanyak 2 sekretariat partai politik. Yah walaupun dibeberapa parpol kami tidak lengkap dalam kunjungannya dikarenakan ada tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan, alhamdulillah partai politik antusias dan sangat mengapresiasi kunjungan yang dilakukan oleh jajaran Bawaslu Kota Bandar Lampung," kata Candra melalui pesan tertulisnya Kamis (11/10/2018).

Koordinasi antar lembaga kepada beberapa partai politik manfaatnya untuk peserta pemilu terutama bagi caleg-caleg pemula yang dapat dikatakan masih belum memahami sepenuhnya aturan-aturan yang boleh dan dilarang oleh undang-undang, PKPU dan Perbawaslu terutama pada tahapan kampanye. Koordinasi ini juga dapat mempermudah pimpinan partai politik dalam menerapkan aturan hukum yang harus dilaksanakan caleg-nya.

"Beberapa dari Partai Politik sangat antusias menunggu kehadiran Bawaslu Kota Bandar Lampung. Bahkan pelaksanaan koordinasi ini ada yang dilaksanakan berbarengan dengan pembekalan para calon legislatif di partai tersebut," kata Mantan Tim Asistensi Bawaslu Provinsi Lampung ini.

Kunjungan tersebut juga bermaksud untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan politik berkaitan dengan tahapan Pemilu 2019 yang dilaksanakan oleh calon legislatif ataupun partai politik itu sendiri.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR