BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Hingga pukul 17.00, Sekretaris Kota Bandar Lampung Badri Tamam yang diagendakan untuk dimintai klarifikasi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bandar Lampung terkait dugaan keterlibatan Aparatus Sipil Negara (ASN) pada kegiatan kampanye calon Presiden RI nomor urut 01, tidak hadir. Badri Tamam akan kembali di panggil Bawaslu Bandar Lampung pada Jumat (7/12) mendatang.

“Seharusnya klarifikasi dugaan keterlibatan ASN pemkot pada kampanye capres dengan menghadirkan Sekkot dilakukan hari ini. Namun beliau tidak memenuhinya. Kami akan kembali mengirimkan surat kepadanya. Insya Allah agenda klarifikasi dapat dilakukan Jumat besok,” ujar Ketua Bawaslu Bandar Lampung, Candrawansah kepada lampost.co, Rabu (5/12/2018).



Dia berharap kepada Sekkot dapat hadir pada pemanggilan berikutnya untuk klarifikasi, kooperatif untuk memberikan keterangan kepada Bawaslu. “Pemanggilan ini terkait dengan keterlibatan ASN. Kami harap beliau dapat kooperatif dalam menjelaskan persoalan ini,” ujar dia.

Selain Sekkot, terkait hal ini, menurut dia, pihaknya juga akan memanggil Wali Kota Bandar Lampung Herman HN pada Kamis (6/12). “Saya dapat khabar pak Wali Kota akan hadir besok pagi untuk memberikan keterangan terkait kampanye capres nomor urut 01 beberapa waktu lalu, kepada kami,” kata dia.

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR