KALIANDA (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan, membolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Aparatur Desa hadir dalam kampanye Pemilu 2019. Namun, ketika mengikuti kampanye mereka dilarang menunjukkan bentuk-bentuk dukungan kepada peserta pemilu.

Hal tersebut diungkapkan, Komisioner Bawaslu Lamsel Iwan Hidayat saat hubungi Lampost.co melalui Whatsapp, Sabtu (22/12/2018). Menurutnya, kehadiran ASN dan Aparatur Desa itu hanya sebatas kapasitas pribadi dan mendengarkan visi misi peserta pemilu.



"Larangan bagi mereka adalah apabila terlibat atau dilibatkan dalam suksesi salah satu peserta pemilu, baik langsung maupun tidak langsung. ASN dan Kades serta perangkatnya dibolehkan hadiri kampanye dalam kapasitas pribadi. Sebagai individu, sebagai warga negara boleh-boleh saja hadir sesuai amanat konstitusi untuk mendengarkan visi misi peserta pemilu," kata dia

Dalam menghadiri kampanye, kata Iwan, ASN dan Aparatur Desa wajib mempertimbangkan hari dan jam kerja  dan tidak mengenakan simbol-simbol lembaganya. Disamping itu, dilarang ikut aktif mengkampanyekan, menyampaikan visi misi serta mengajak memilih calon dari salah satu peserta pemilu.

"Mereka dibolehkan hadir karena membutuhkan referensi terkait peserta pemilu. Yang jelas, mereka boleh hadir sepanjang tidak mengekspresikan dukungan mereka, misalnya menunjukkan jari, memberikan dukungan, memakai simbol-simbol yang mendukung salah satu calon tertentu," kata dia. 

Iwan menambahkan bagi penyelenggara pemilu di semua tingkatan dibolehkan juga hadiri kampanye dengan kewajiban mengenakan pakaian lembaga lengkap, ID-Card atau tanda pengenal. Dimana, kehadiran penyelenggara pemilu pada konteks tugas melakukan pengawasan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan kampanye sesuai aturan berlaku. 

"Jadi,penyelenggaran pemilu harus melakukan pengawasan terhadap kegiatan kampanye sesuai amanat Undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 307 hingga pasal 316. jadi, kapasitasnya menjalankan tugas dan jabatan," kata dia. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR