MENGGALA (Lampost.co)--Kedapatan membawa senjata api rakitan, dan senjata tajam, Suk serta rekannya SA digelandang aparat Kepolisian Sektor  Rawajitu Selatan.
Kapolsek Rawajitu Selatan, AKP Agus Priono, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, mengatakan dari tangan para pelaku anggotanya mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senpi rakitan jenis revolver beserta satu butir amunisi, dan selongsong, serta satu bilah sajam dengan sarung warna coklat.

"Keduanya diamankan karena membawa, dan mengusai senjata api serta serta tajam yang bukan profesinya. Dikhawatirkan akan digunakan untuk tindak kejahatan," kata Agus, dihubungi Lampost.co, Rabu (6/12/2017).



Ia menjelaskan pelaku Suk merupakan warga Kampung Gedungjaya, Kecamatan Rawapitu, dan rekannya SA warga Kampung Karyajitu Mukti, Kecamatan Rawajitu Selatan.
Kedua pelaku diamankan petugas ketika sedang melaksanakan patroli hunting di Jalan Poros Kampung Wonoagung, Kecamatan Rawajitu Selatan, Selasa (5/12), sekira pukul 14.30 WIB.
Saat hendak diberhentikan, kata dia, sepeda motor yang dikendarai keduanya langsung tancap gas. Melihat kejadian tersebut anggota langsung melakukan pengejaran, dan berhasil diberhentikan.

Saat ini para pelaku sudah ditahan di mapolsek setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Suk akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api rakitan tanpa hak dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun. 

Pelaku SA als GO akan dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang membawa sajam yang bukan profesinya dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun. 

MENGGALA (Lampost.co)--Kedapatan membawa senjata api rakitan, dan senjata tajam, Suk serta rekannya SA digelandang aparat Kepolisian Sektor  Rawajitu Selatan.
Kapolsek Rawa Jitu Selatan, AKP Agus Priono, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, mengatakan dari tangan para pelaku anggotanya mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senpi rakitan jenis revolver beserta satu butir amunisi, dan selongsong, serta satu bilah sajam dengan sarung warna coklat.

"Keduanya diamankan karena membawa, dan mengusai senjata api serta serta tajam yang bukan profesinya. Dikhawatirkan akan digunakan untuk tindak kejahatan," kata Agus, dihubungi Lampost.co, Rabu (6/12/2017).

Ia menjelaskan pelaku Suk merupakan warga Kampung Gedungjaya, Kecamatan Rawapitu, dan rekannya SA warga Kampung Karyajitu Mukti, Kecamatan Rawajitu Selatan.
Kedua pelaku diamankan petugas ketika sedang melaksanakan patroli hunting di Jalan Poros Kampung Wonoagung, Kecamatan Rawajitu Selatan, Selasa (5/12), sekira pukul 14.30 WIB.
Saat hendak diberhentikan, kata dia, sepeda motor yang dikendarai keduanya langsung tancap gas. Melihat kejadian tersebut anggota langsung melakukan pengejaran, dan berhasil diberhentikan.

Saat ini para pelaku sudah ditahan di mapolsek setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Suk akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api rakitan tanpa hak dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun. 

Pelaku SA als GO akan dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang membawa sajam yang bukan profesinya dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun. 

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR