KOTABUMI (Lampost.co) -- Menghormati orang tua, khususnya ibu bagi umat muslim merupakan hal yang dianjurkan. Baik itu dalam firman Allah maupun dalam sunnah Rasul. Mungkin hal itulah yang menginisiatif seorang tokoh pemuda kreatif di Kecamatan Abung Selatan untuk melaksanakan ritual mencuci kaki ibu kediaman setiap pekan.

Siswanto, pemuda desa asal desa yang berada di pedalaman di Lampung Utara. Meski masih muda, namun hati dan sanubarinya tidak menyurutkan keinginan untuk membahagiakan ibunya. Salah satu caranya ialah dengan membasuh kaki ibu setiap Jumat dalam setiap minggunya, meski bukan ibu kandungnya.



"Saya melakukan ini karena sangat menghormati jasa ibu. Selain mengandung dan melakhirkan, dialah yang mendidik kita sampai besar dan berhasil seperti ini," kata dia disela-sela kesibukannya membasuh salah satu kaki ibunya, Jumat (14/9/2018) pagi.

Dengan belaian lembut tangannya, ia mebasuh kaki sang ibu yang dibiarkan didalam sebuah baskom (wadah) berisi air tidak penuh itu. Setiap jari-jemarinya dibasuh dengan sepenuh hati, mulai dari selah-selah jari sampai dengan betis bawah. Tidak terlihat sikap sungkan diraut wajahnya, hanya kecerian sambil membelai rambu ibunya.

"Sesibuk apapun kegiatan saya, pasti akan saya luangkan waktu melakukan ini. Karena bagi saya, doa orang tua adalah utama dalam kesuksesan hidup khususnya kaum ibu," terangnya.

Hal itu sangat diapresiasi oleh warga sekitar. Menurutnya, kebiasaan tersebut sangat jarang ditemui, khususnya di zaman serba digital seperti saat ini. Apalagi, dia pemuda memiliki talenta dan pekerja keras, mungkin bagi sebagian orang itu dianggap risih namun tidak untuknya.

“Subhanallah saya sampai terharu dan ikut meneteskan air mata melihatnya. Meski bukan orang tua kandungnya ia memperlakukan sama. Jujur saja, saya selama ini tidak pernah melakukannya padahal itu ibu kandung saya," kata Rajo, salah seorang warga disana.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR