PANARAGAN (Lampost.co) -- Baru satu jam diresmikan Kapolda Lampung Irjenpol Sutana, program ide si cantik pelayanan surat izin mengemudi (SIM) di gedung Mapolres Persiapan Tulangbawang Barat (Tubaba) dikeluhkan warga.

Warga mengeluhkan pengumuman tidak adanya pembuatan SIM di gedung tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan, karena polres Tuba belum mendapatkan izin dari Korlantas Polri.



Sementara, ratusan warga sudah dari pagi hari  mengantre dan menunggu pembuatan SIM dan sudah mengeluarkan uang sebesar Rp20-40 ribu untuk membayar surat keterangan kesehatan. Pembuatan SIM menyebar kepada masyarakat bersamaan dengan peresmian kantor tersebut, Kamis (24/5/2018).

"Kenapa kami disuruh membuat dan membayar surat keterangan kesehatan Rp20 ribu kalau belum ada pelayanan," keluh puluhan warga saat memprotes belum adanya pelayanan SIM kepada petugas SIM di gedung tersebut.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Kanit Regindent Polres Tulangbawang Iptu Amsar MY mendampingi Kapolres Tuba AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan pelayanan SIM belum bisa dilakukan karena masih menunggu izin dari Korlantas Polri.

"Waktunya pelayanan SIM belum bisa dipastikan kapan dibuka. Bisa 10 hari, bisa juga lebih dari 10 hari tergantung keluarnya izin dari Korlantas Polri," kata dia dihadapan warga.

Terkait dengan surat keterangan kesehatan, kata dia, sampai kapanpun bisa gunakan asalkan tidak rusak. Bahkan, kata dia, jika warga ingin mendapatkan pelayanan SIM dengan cepat dapat datang ke Polres Tuba yang setiap hari melakukan pelayanan.

 "Peresmian gedung ini sebagai syarat untuk diajukan ke Korlantas. Bukannya kami tidak mau melakukan pelayanan, tapi takut menyalahi aturan," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR