BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bakal calon mahasiswa yang mendaftar Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Provinsi Lampung melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) mencapai 16.924 orang sampai penutupan pendaftaran pada Minggu (3/3/2019) pukul 00.00 WIB.

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. Moh. Mukri mengatakan sesuai rekap peminat SPAN PTKIN di tahun akademik 2019 mencapai 16.924 orang dari 490 sekolah yang tersebar di 31 Provinsi se-Indonesia. Data tersebut mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 kemarin peminat SPAN PTKIN hanya 11.974 orang dan 2017 sebanyak 8847 orang.



"Melihat data yang ada. Kita merespon dengan rasa syukur. Dari tahun ketahun grafik peminat UIN Raden Intan terus naik dan angkanya spektakuler menembus 16 ribu orang," katanya saat di temui di ruang kerjanya, Senin (4/3/2019).

Dia menjelaskan melihat data statistik pendaftaran secara nasional, UIN Raden Intan Lampung berada di urutan 10 besar PTKIN se-Indonesia. Ia juga mengatakan dari 28 program studi yang ada, Manajemen Bisnis Syariah dengan kuota kursi 72 orang dijalur SPAN diminati sebanyak 3.203 orang pendaftar. Kemudian juga ada Perbankan Syariah dengan kuota kursi 120 orang di jalur SPAN diminati oleh 3.417 orang pendaftar. Secara keseluruhan kuota jalur SPAN PTKIN di UIN Raden Intan akan menerima 2.568 orang.

"UIN banyak diminati oleh masyarakat bukan hanya di Lampung, tapi seluruh Indonesia. Artinya mahasiswa yang masuk di kampus kita sangat kompetitif. Kedepan kita juga terus meningkatkan kualitas pendidikan," kata Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung ini.

Kemudian ia juga mengatakan antusias pendaftar dari tahun ketahun meningkat secara signifikan tersebut sebagai pengakuan dan dipercaya oleh masyarakat dalam dunia pendidikan. Untuk itu pihaknya akan terus memberikan pelayanan dalam proses belajar mengajar yang diinginkan oleh masyarakat. Saat ini Provinsi Lampung menjadi tujuan anak-anak di Indonesia untuk mencari ilmu. "Percepatan pembangunan terus dilakukan. Hal ini juga menunjukan bahwa jarak bukan lagi penghalang untuk menggali dan mencari ilmu. Lampung menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan," katanya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR