PANARAGAN (Lampost.co)--Terdapat sejumlah luka robek di sekujur tubuh Iis Nurhayani (24), perempuan yang ditemukan terkapar bersimbah darah di kediamannya. Korban diduga hendak dibunuh suaminya sendiri, Hen.

Edi Sopian, kakak korban, menduga adiknya hendak dibunuh sang suami. Dia menjelaskan usai membantai adiknya, pelaku sempat mendatangi pos satpam PT BW yang tidak jauh dari kediamannya dan membawa senjata tajam yang digunakan membantai korban.



"Saya sudah puas. Saya sudah bunuh istri saya. Habis itu dia langsung kabur sambil membawa senjata yang dia pakai melukai adik saya," kata Edi ditemui di RSUD Menggala, Rabu (9/1/2019).

Berita Terkait: Penganiaya Warga Mulyaasri itu Diduga Suami Korban

Edi menyebut di tempat kejadian perkara ditemukan surat bahwa pelaku telah puas melakukan kekerasan dan percobaan pembunuhan kepada istrinya sendiri.

"Ada surat ditemukan di meja yang intinya dia puas telah melakukan percobaan pembunuhan. Di surat itu juga tertulis jika dia bukan bandar narkoba, tapi hanya menghirup lem," ujarnya.

Sementara itu, Brigpol Soni dari Unit Identifikasi Polres Tulangbawang saat ditemui di RSUD Menggala, mengatakan korban mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya.

"Lukanya ada di beberapa bagian seperti perut, lengan, hidung, kepala belakang, tangan, dan beberapa bagian lain," kata Soni mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat lampost.co, pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Tulangbawang Tengah.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR