BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Selama ini Lampung Tengah dikenal sebagai tempat transit, maka daerah itu terdapat banyak hotel, padahal kabupaten terluas di Lampung memiliki banyak potensi wisata yang harus dikunjungi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Tengah, Mardiana, melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Industri dan Kelembagaan Dinas Pariwisata Lampung Tengah, Donovan Efrando, di anjungan Pemkab Lamteng di Lampung Fair 2019, mengatakan potensi wisata Lamteng sangat kompleks mulai dari wisata alam,  buatan,  tirta seperti danau,  wisata alam buatan misalnya embung tadah air. Embung yang awalnya hanya bertujuan untuk tadah hujan dan mengairi sawah, ternyata memancing masyarakat datang ke embung. 



Karena Pemda Lamteng memberikan berbagai fasilitas untuk membuat pengunjung nyaman. Saat ini, embung dikelola oleh pemerintah desa melalui BUMDes. Pengunjung bisa menggunakan fasilitas yang ada diantaranya sepeda air, spot untuk berselfie, dan area agrowisata yakni terong madu.  Lebar embung 30 meter dan panjang 8 km berlokasi di Kampung Tanjunganom,  Kecamatan Terusan Nyunyai.  
"Dalam embung itu ada pemancingan juga tapi kami pisahkan area pemancingan dan wisata,  tersedia juga rumah apung, gazebo untuk bersantai keluarga, " kata dia kepada Lampost.co, Senin (29/4/2019). 

Potensi wisata Lamteng terekspose lengkap di media sosial yakni instagram di akun pariwisata Lamteng. 
Pemkab Lamteng juga menggenjot wisata pertanian yakni agrowisata di Kampung Liman Benawi,  kecamatan Trimurjo.  Dimana pekarangan rumah warga ditanami aneka sayuran.  Selain hasilnya dinikmati bisa juga menjadi spot wisata yang edukatif.

"Daerah tersebut menjadi contoh kabupaten lain seperti Pringsewu," paparnya. 
Tidak hanya memamerkan tanaman tapi juga menyediakan hasil olahan seperti jus pakcoy, mi pelangi terbuat dari sayur mayur yang sehat. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR