BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Musim mudik lebaran tidak terlepas dari alat transportasi, salah satunya adalah bus. Kendati menjadi salah satu hal yang penting, bukan berarti bisa mengabaikan keselamatan penumpangnya dengan membiarkan bus tak laik tetap beroperasi.

Seperti pantauan lampost.co di Terminal Tipe A Rajabasa, masih banyak bus yang belum ditempel stiker angkutan lebaran. Padahal stiker itulah yang menjadi acuan masyarakat untuk memastikan kendaraan yang akan membawanya ke kampung halaman laik jalan dan aman. Rata-rata bus yang tidak ditempel stiker angkutan lebaran adalah bus AKDP. Sedangkan bus AKAP semuanya ditempel stiker tersebut.



Kepala Satuan Pelaksanaan (Kasatpel) Terminal Tipe A Rajabasa Denny Wudan mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait adanya bus yang tidak laik jalan. Menurut dia bus yang tak ditempeli stiker angkutan lebaran sudah pernah dikandangkan, namun karena kekurangan armada untuk mengangkut penumpang, terpaksa dibiarkan beroperasi.

"Sebenarnya kita sudah koordinasi dengan Polda, Polresta, bahkan sempat kita kandangin, namun karena ini angkutan lebaran dan mengingat misi kemanusiaan, ditambah bus yang laik, sangat jauh jumlahnya, sehingga mau bagaimana lagi. Yang jelas kami tetap pantau dan evaluasi untuk menambah armada pengganti," kata dia ditemui di Terminal Rajabasa, Rabu (13/6/2018).

Dia menjelaskan karena banyak dari bus yang tak laik adalah AKDP, pihaknya berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Lampung agar meminta pengusaha angkutan melakukan peremajaan. "Tapi belum diindahkan pengusaha, memang semua butuh proses, karena mengingat sudah mendekati arus mudik, jadi kita kesampingkan dulu, yang jelas masyarakat kan sudah pintar-pintar, bisa memilih," kata dia.

Namun untuk musim mudik tahun depan, pihaknya tidak akan mentoleransi bus yang tak laik jalan. Dengan tegas Denny mengatakan akan mencabut izin perusahaan yang bandel dan tidak diperbolehkan beroperasi. "Kami akan berkoordinasi dan merekomendasikan mencabut izin perusahaan yang bandel," kata dia.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR