KRUI (Lampost.co) -- 20 kelompok perkumpulan petani pemakai air (P3A) di Pesisir Barat, mendapat bantuan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) dari dana APBN tahun 2018 melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji-Sekampung.

Kabid Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Barat, Ade Kurniawan, kepada Lampost.co, Jumat (3/8/2018), mengatakan 20 kelompok tani yang tergabung dalam P3A tersebut mendapat bantuan masing-masing sebesar Rp195 juta, dengan total anggaran keseluruhan mencapai Rp3,9 miliar.



"Kegunaan bantuan itu untuk membangun saluran irigasi tersier di lahan pertanian warga, tujuannnya membantu petani agar dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka. Kalau teknisnya langsung dari pihak BBWS ke masing-masing kelompok penerima bantuan," kata Ade.

Bantuan yang tersebar di lima wilayah kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Ngambur, Pesisir Selatan, Pesisir Tengah, Karya Penggawa dan Lemong. "Kalau sistem pengerjaannya kami tidak tahu, karena konsultan yang memverifikasi kegiatan itu secara keseluruhan. Semua dilakukan oleh BBWS, Pemkab Pesisir Barat hanya mengusulkan," kata dia.

Dia mengatakan pembangunan saluran irigasi tersier yang dilakukan secara swadaya dalam satu titik rata-rata memiliki panjang saluran 400-500 mete. Semua kelompok penerima bantuan telah 100 persen di kerjakan (selesai).

"Rencananya dalam waktu dekat BBWS akan melakukan verifikasi dengan mengecek hasil pembangunan tersebut di Pesisir Barat, " ujar Ade.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR