KRUI (Lampost.co) -- Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, menerima bantuan bibit bawang merah sebanyak 3 Ton pada 25 Juli 2018 lalu. 

Namun sayangnya, hingga saat ini dari total bantuan yang diterima poktan tersebut baru sekitar 3,5 Kuintal bibit bawang merah yang sudah ditanam. Sedangkan sisanya selain sudah dibagikan ke anggota poktan, juga terlihat masih menumpuk di gudang yang dijadikan tempat penyimpanan bibit tersebut. 



Ketua Poktan Tunas Baru, Selamet Tedi, ketika dikonfirmasi di gudang penyimpanan bibit bawang merah, Selasa (28/8/2018), mengakui jika poktan yang diketuainya menerima bantuan sebanyak 3 Ton bibit bawang merah untuk ditanam diatas lahan seluas 3 Hektare. Dari total angka tersebut, dirinya mendapat jatah penanaman bibit bawang merah sebanyak 1 Ton.

"Sementara sisanya 2 Ton, dibagikan ke masyarakat anggota poktan," ujarnya. 

Masih kata Tedi, hingga saat ini yang baru ditanam sekitar 3,5 kuintal bibit yang merupakan bibit jatah dirinya. Hal itu disebabkan karena lahannya yang masih belum siap dan ditambah dengan tenaga yang mengerjakan hanya dirinya sendiri. 

"Kalau jatah untuk saya belum ditanam semua sebab mau membereskan tanaman yang saat ini, jika sekaligus gak kuat tenaga saya mau nyiramnya. Karena tenaga saya sendiri, macul pun sendiri," kata dia. 

Dia menandaskan jika total bantuan bibit dibagikan ke seluruh anggota sesuai dengan permintaan dan kemampuan anggota. "Paling banyak anggota ada yang minta sekitar enam rantai," kata Selamet.

Sementara terkait bibit yang masih ditumpuk dan digantung, menurut Selamet, bibit tersebut merupakan milik untuk empat orang anggota dan miliknya. "Ya jumlahnya sekitar 1 Ton lebih milik saya dan empat anggota," tutupnya.

Berdasarkan pantauan, sebagian besar bibit bawang yang berada di gudang telah mulai membusuk, dan sangat disayangkan bantuan yang diberikan pemerintah terbuang begitu saja.  

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR