BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- CEO Lampung FC Faisal angkat bicara soal polemik klub yang menyebabkan para pemain enggan bertanding melawan Bina Bangsa pada lanjutan liga 3 zona Lampung pada Selasa (20/8) kemarin.

"Semua sudah beres kok, saya sudah koordinasi dengan pemain dan pelatih," ujarnya, Rabu 21 Agustus 2019.



Baca juga: Diduga Gaji Tak Dibayar, Pemain dan Pelatih Lampung FC Mogok Tanding

Menurut Faisal, liga 3 merupakan liga tingkat amatir sehingga tidak ada sistem kontrak dan gaji. "yang ada hanya uang transport, dan itu sudah saya bayarkan semuanya kemarin tanggal 4 Agustus," katanya.

Ditanya soal gaji pelatih, itu merupakan kewenangan pihak sponsor dari Jakarta yang melakukan pembayaran ke pelatih.

"Ini sudah dinegoisasi lagi, dari Jakarta dan ini saya dampingi juga, enggak ada itu manajemen ninggalin tim," ungkapnya.

Terkait tak bisa bertandingnya Lampung FC vs Bina Bangsa, pada Selasa (20/8) kemarin, juga bukan karena pemain yang tak digaji. Namun skuat yang tidak lengkap, karena banyak pemain yang pergi bertanding tak resmi pada laga lainnya.

"Karena sampai pluit bunyi pemain enggak ada, atau kurang, karena banyak yang tarkam. Itu surat ke Aspro kan saya juga yang buat setelah pertandingan atau pluit dibunyikan, langsung saya buat karena ada kendala non teknis," ungkapnya.

Beredar kabar klub liga 3 Lampung FC tak bisa bertanding melawan Bina Bangsa pada lanjutan liga 3 zona Lampung 2019. Informasi yang didapat, para pemain dan pelatih mogok bertanding.

Wakil ketua Aspro PSSI Lampung Adolf Hayatullah membenarkan, batalnya pertandingan tersebut. "Ia benar, ada kendala non teknis, surat sudah masuk ke kami," ujarnya ke pada Lampost.co, Selasa, 20 Agustus 2019.

Akibat hal tersebut, Lampung FC bakal terancam terkena sanksi. "Tentunya nanti (sanski), ada rapat komite," katanya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR