LIWA (Lampost.co)-- Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) wilayah Liwa  menggelar  pameran promosi potensi wisata alam taman nasional yang dilangsungkan di Pekon Gunungratu, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS), pada 15-17 Desember 2017.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional wiayah II,  Amri, kepada Lampost.co, Senin (18/12/2017), membenarkan jika pihak Taman Nasional telah menyelanggaranakn pamaeran wisata yang di lagsungkan selama tiga hari. "Penutupan pameran hari Minggu, acara dimulai dari tanggal 15-17), lokasinya di Danau suoh," Kata Amri.
Tujuan pameran tersebut untuk mengenalkan potensi wisata yang ada di dalam kawasan TNBBS, baik yang berada di daerah Suoh, seperti potensi wisata danau, wisata Keramikan dan Kawah Nirwana yang menjadi titik terdekat semburan air panas dari perut bumi, maupum potensi wisata tanam nasional di Pekon Kubuperhau, Sekincau dan lainnya. "Ketika kita promosikan dan diketahui banyak orang, tentu akan menambah referenai warga untuk berwisata," kata Amri.
Diterangkan Amri, dalam pameran tersebut, selain diikuti  Balai Besar TNBBS, juga diikuti forum Jasa Wisata Jagad Endah Lestari Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, dan stand Gerakan Pramuka Saka Wanabakti Lampung Barat. 
“Saat ini obyek wisata TNBBS danau dan kawah nirwana  sudah dikelola melalui Forum Jasa Wisata yang melibatka  warga setempat,“ kata dia.
 
Menurutnya, jika selama ini petugas taman nasional begitu ketat dalam menjaga hutan untuk mencegah aksi perusaka hutan, pencurian kayu, namun tetap saja masih banyak ditemukan kerusakan hutan. Oleh sebab itu, salah satu terobosan yang dilakukan oleh  pihak balai besar  TNBBS adalah bagaimana merangkul masyarakat yang menetap di sekitar kawasan hutan untuk ikut andil dalam menjaga kelestarian hutan.
"Warga yang dekat dengan daerah wisata taman nasional, kita sarankan membentuk kelompok, kita keluarkan izin untuk mengelola potensi wisatanya, dengan komitmen untuk ikut melestarikan hutan, terlibat dalam penghijauan. Pointnya kita ingin hutan terjaga, potemsi wisata terkelola, warga bisa mendapat peluang peningkatam ekonomi keluarga," jelas Amri. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR